Soalindinesia–PolewaliMandar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mendeteksi gempa bumi yang mengguncang wilayah selatan Kabupaten Polewali Mandar pada Kamis (9/7) pagi. Gempa yang berpusat di laut dangkal tersebut turut dirasakan di sejumlah daerah di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 09.09 WITA dengan magnitudo 4,7. Hasil analisis sementara menunjukkan episenter gempa berada di laut, sekitar 50 kilometer di selatan Polewali Mandar, dengan kedalaman 13 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG menjelaskan bahwa gempa yang tergolong dangkal ini menyebabkan guncangan terasa cukup nyata di beberapa wilayah sekitar pusat gempa.
Berdasarkan peta tingkat guncangan, gempa dirasakan dengan intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity) di Kabupaten Majene, Polewali Mandar, hingga Parepare. Pada intensitas tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, benda-benda ringan dapat bergoyang, dan sebagian orang merasakan guncangan cukup kuat.
Sementara itu, getaran dengan intensitas II-III MMI juga dilaporkan dirasakan masyarakat di Sidenreng Rappang, Mamuju, Pangkajene dan Kepulauan, Gowa, serta Makassar.
Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan serta terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.
BMKG menegaskan bahwa informasi parameter gempa disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk peringatan dini agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipatif apabila terjadi aktivitas seismik lanjutan.











