Menu

Mode Gelap

News · 9 Jul 2026 11:34 WITA

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Selatan Polewali Mandar, Getaran Terasa hingga Sidrap dan Makassar


 Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Selatan Polewali Mandar, Getaran Terasa hingga Sidrap dan Makassar Perbesar

Soalindinesia–PolewaliMandar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mendeteksi gempa bumi yang mengguncang wilayah selatan Kabupaten Polewali Mandar pada Kamis (9/7) pagi. Gempa yang berpusat di laut dangkal tersebut turut dirasakan di sejumlah daerah di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 09.09 WITA dengan magnitudo 4,7. Hasil analisis sementara menunjukkan episenter gempa berada di laut, sekitar 50 kilometer di selatan Polewali Mandar, dengan kedalaman 13 kilometer di bawah permukaan laut.

BMKG menjelaskan bahwa gempa yang tergolong dangkal ini menyebabkan guncangan terasa cukup nyata di beberapa wilayah sekitar pusat gempa.

READ  Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Tersangka Kasus Dugaan Penyebaran Isu Ijazah Palsu Presiden Jokowi

Berdasarkan peta tingkat guncangan, gempa dirasakan dengan intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity) di Kabupaten Majene, Polewali Mandar, hingga Parepare. Pada intensitas tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, benda-benda ringan dapat bergoyang, dan sebagian orang merasakan guncangan cukup kuat.

Sementara itu, getaran dengan intensitas II-III MMI juga dilaporkan dirasakan masyarakat di Sidenreng Rappang, Mamuju, Pangkajene dan Kepulauan, Gowa, serta Makassar.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan serta terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.

READ  BMKG Capai Lompatan Besar: Peringatan Dini Gempa dan Tsunami Kini Maksimal 3 Menit, Akurasi 90%

BMKG menegaskan bahwa informasi parameter gempa disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk peringatan dini agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipatif apabila terjadi aktivitas seismik lanjutan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum dr. Tifa Minta Dakwaan Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Jokowi Dibatalkan

9 Juli 2026 - 19:24 WITA

Ketua Komisi III DPR Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara

9 Juli 2026 - 11:42 WITA

Pembangunan Kabel Listrik Bawah Laut ke Pulau Dudepo Capai 65,68 Persen, Dorong Pemerataan Listrik di Gorontalo Utara

9 Juli 2026 - 11:29 WITA

TNI Tegaskan Pengamanan Rumah Jampidsus Atas Permintaan Kejaksaan Agung, Tak Terkait Penggeledahan Polri

9 Juli 2026 - 11:19 WITA

Kortastipidkor Polri Sita Foto Keluarga saat Geledah Rumah di Sentul, Temukan Brankas Berisi Rp476 Miliar dan 74 Kg Emas

9 Juli 2026 - 11:12 WITA

Bupati Tolikara Dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan PERSAGI, Sekda: Penghargaan Ini Menjadi Motivasi Memperkuat Pembangunan Gizi dan SDM Tolikara

7 Juli 2026 - 16:57 WITA

Trending di News