Menu

Mode Gelap

News · 24 Nov 2025 11:37 WITA

Alvaro Kiano Nugroho Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan oleh Ayah Tiri


 Alvaro Kiano Nugroho Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan oleh Ayah Tiri Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Misteri hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah asal Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang menghilang sejak Maret 2025, akhirnya menemukan titik terang memilukan. Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa kerangka manusia yang diduga kuat merupakan milik Alvaro telah ditemukan pada Senin (24/11/2025).

“Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan.

Saat ini, polisi tengah melakukan tes DNA dan pemeriksaan forensik untuk memastikan identitas jasad tersebut. Tes DNA merupakan proses analisis laboratorium terhadap materi genetik deoxyribonucleic acid (DNA) yang menyimpan informasi biologis unik setiap individu.

Diduga Dibunuh Ayah Tiri

Dalam perkembangan penyidikan, polisi telah lebih dulu menangkap ayah tiri Alvaro yang diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan bocah malang tersebut.

READ  Ketua KPK Sambut KUHAP Baru, Tegaskan Kewenangan Pemberantasan Korupsi Tetap Harus Terjaga

“Iya (penangkapan ayah tiri),” singkat Nicolas saat dikonfirmasi.

Penangkapan dilakukan sebelum penemuan kerangka yang kini tengah diuji secara forensik. Polisi masih mendalami motif dan rekonstruksi kejadian.

Kronologi Hilangnya Alvaro

Alvaro hilang sejak Rabu, 6 Maret 2025, menjelang waktu berbuka puasa. Sang kakek, Tugimin, menjelaskan bahwa cucunya pamit pergi ke Masjid Jami Al-Muflihun, Pesanggrahan, untuk buka puasa dan salat Magrib.

Karena waktu berbuka belum tiba, Alvaro sempat bermain dengan teman-temannya di lantai dua masjid. Namun sejak saat itu, ia tak pernah kembali.

“Biasanya habis salat Maghrib cucu saya itu pulang. Tapi ini enggak pulang. Enggak pulang saya enggak punya curiga gimana-gimana,” kata Tugimin, Selasa (22/4/2025).

Kecurigaan mulai muncul ketika seorang pria misterius sempat menanyakan Alvaro kepada marbot masjid.

“Pak, mau nyari siapa?” tanya sang marbot.

READ  KPK Buka Peluang Tetapkan Korporasi Sebagai Tersangka dalam Kasus Korupsi Jual Beli Gas PGN–Isargas

“Saya mau nyari anak saya. Alvaro. Biasanya salat di sini,” jawab pria tersebut, menurut penuturan marbot kepada Tugimin.

Tak lama setelah percakapan itu, Alvaro dinyatakan hilang.

Pencarian Panjang Sang Kakek

Ketika waktu telah menunjukkan pukul 21.30 WIB dan Alvaro belum kembali, Tugimin langsung melakukan pencarian ke sekitar permukiman dan lingkungan RT. Namun tak ada satu pun yang melihat keberadaan sang cucu.

“Kita tanya enggak ada yang tahu semua,” ucapnya.

Ia kemudian melapor ke Polsek Pesanggrahan, namun diarahkan menunggu 1×24 jam sesuai prosedur. Keesokan harinya, laporan resmi dibuat di Polres Jakarta Selatan karena kasus melibatkan anak di bawah umur.

Tugimin juga mencoba menelusuri rekaman CCTV. Namun naas, CCTV masjid sedang rusak, dan kamera jalanan di sekitar lokasi juga tidak merekam apa pun.

READ  Keluarga Diplomat Arya Daru Minta Bareskrim Ambil Alih Kasus: “Kami Tidak Akan Mundur Satu Langkah Pun”

“Saya juga sudah tanya ke ustaz, ke kiai. Minta doa-doa. Tapi belum juga ketemu titik terang,” tuturnya.

Latar Belakang Keluarga

Alvaro adalah anak dari pasangan Arum Indah Kusumastuti dan Agus Nugroho. Sejak 2019, ia tinggal bersama kakeknya karena ayah kandungnya masih menjalani hukuman di Lapas Cipinang.

“Dari kecil tinggal dengan saya. Sejak 2019 karena bapaknya itu kena kasus,” kata Tugimin.

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Meski kerangka yang ditemukan diduga kuat adalah Alvaro, kepastian identitas menunggu hasil pemeriksaan DNA. Sementara itu, polisi terus menggali keterangan dan bukti baru terkait dugaan kuat keterlibatan ayah tiri korban.

Kasus ini masih berkembang dan aparat kepolisian berjanji akan mengungkap motif serta kronologi lengkap kejadian yang merenggut nyawa bocah enam tahun tersebut.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Dijadwalkan Tiba di Makassar Besok, Tim Penyambutan Mulai Bersiap

16 Juni 2026 - 20:54 WITA

Jalan Rusak, UMKM dan Pertanian Jadi Keluhan Utama, Dr. Awaluddin Siap Kawal Aspirasi Warga Pakuli

14 Juni 2026 - 19:46 WITA

Harga Sawit Naik di Berbagai Daerah, Sulawesi Selatan Justru Stagnan, Petani Desak Pembentukan Satgas Harga Sawit

13 Juni 2026 - 19:18 WITA

Pelayanan Jadi Kunci, PT Annur Maarif Catat Peningkatan Signifikan Pendaftar Haji Khusus

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

Ketua Koperasi KIM Soroti Kenaikan Potongan Timbangan Sawit oleh PT Teguh Wira Pratama

9 Juni 2026 - 23:23 WITA

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Trending di Nasional