Menu

Mode Gelap

News · 31 Agu 2025 02:46 WITA

Amuk Massa di Rumah Ahmad Sahroni, Pagar Dijebol dan Mobil Mewah Hancur


 Amuk Massa di Rumah Ahmad Sahroni, Pagar Dijebol dan Mobil Mewah Hancur Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kediaman anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi sasaran amuk massa pada Sabtu sore (30/8). Insiden ini menyisakan kerusakan signifikan dan langsung menarik perhatian publik.

Kerumunan warga yang marah mendatangi rumah pribadi Sahroni setelah pernyataannya dianggap menyinggung masyarakat. Dalam sebuah pernyataan, Sahroni menyebut desakan pembubaran DPR berasal dari “mental tll”. Ucapan tersebut memicu gelombang kemarahan dan aksi protes yang berujung pada perusakan.

Pernyataan Kontroversial Picu Amarah

Massa berkumpul di depan rumah nomor 52 itu sejak sore hari. Mereka menyuarakan kekesalan atas pernyataan Sahroni terkait polemik kenaikan tunjangan DPR. Ucapannya yang menyebut “orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tll sedunia” dianggap melecehkan aspirasi masyarakat.

READ  Gubernur Pramono Anung Pastikan Jakarta Sudah Normal Pasca Ricuh, Monas Dibuka untuk Semua Acara Keagamaan

Tak lama berselang, aksi protes berubah ricuh. Massa mulai melempari rumah dengan batu serta benda keras. Situasi semakin tak terkendali ketika pagar rumah dijebol paksa hingga roboh ke jalan.

Kerusakan Parah

Kerusakan yang ditinggalkan massa cukup serius. Selain pagar rumah yang ambruk, sebuah mobil listrik mewah Lexus RX 450h+ Luxury yang terparkir di halaman hancur berantakan.

Kerusakan yang terpantau antara lain:

Pagar rumah dijebol hingga ambruk.

Mobil listrik Lexus RX 450h+ Luxury seharga Rp1,87 miliar rusak parah.

Kaca depan pecah, bodi mobil penyok, dan beberapa bagian hancur.

READ  Mendagri Tito Karnavian Soroti Kenaikan PBB di Pati hingga 250 Persen, Perintahkan Inspektorat Lakukan Pengecekan

Amuk massa ini menimbulkan kerugian materiil besar bagi Ahmad Sahroni sekaligus menjadi bukti nyata dari intensitas kemarahan publik.

Sorotan Publik

Insiden ini menegaskan betapa sensitifnya masyarakat terhadap ucapan pejabat publik, terutama di tengah isu kenaikan tunjangan DPR. Banyak pihak menilai pernyataan Sahroni kontraproduktif dan justru memperkeruh suasana.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih berjaga di lokasi untuk mengendalikan situasi. Belum ada keterangan resmi dari pihak Ahmad Sahroni terkait kerusakan maupun sikap atas insiden ini.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News