Menu

Mode Gelap

News · 25 Okt 2025 20:49 WITA

Bus Pariwisata Terguling di Jalur Keluar Tol Gandulan Pemalang, 4 Tewas dan Belasan Luka-Luka


 Bus Pariwisata Terguling di Jalur Keluar Tol Gandulan Pemalang, 4 Tewas dan Belasan Luka-Luka Perbesar

SOALINDONESIA–PEMALANG Kecelakaan tunggal bus pariwisata terjadi di tikungan jalur keluar Tol Gandulan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (25/10/2025). Bus yang membawa rombongan Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendan Ngisor, Kota Semarang, itu terguling ke sisi kanan jalan dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia, sementara belasan lainnya luka-luka.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pemalang, AKP Arief Wiranto, mengatakan bus pariwisata tersebut mengangkut total 34 orang, terdiri atas 31 penumpang dan tiga kru bus.

“Rincian jumlah korban meninggal dunia saat ini sebanyak empat orang, luka berat satu orang, luka ringan 13 orang, dan selamat 16 orang,” ujar Arief dalam keterangannya, Sabtu (25/10/2025).

Para korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, telah dievakuasi ke tiga rumah sakit di Pemalang, yakni RS Siaga Medika, RSI Al Ikhlas, dan RSI Prima Medika.

READ  BNPB Minta Warga Jawa Tengah Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Awal Tahun 2026

Dugaan Sementara: Rem Blong, Bus Hilang Kendali di Tikungan

Menurut hasil pemeriksaan awal, pengemudi diduga kehilangan kendali karena tidak mampu mengontrol laju kendaraan saat membelok di tikungan keluar tol. Bus kemudian terguling ke arah kanan dan menabrak pembatas jalan hingga kaca depan pecah.

“Dugaan sementara, pengemudi tidak dapat mengontrol laju kendaraan saat membelok sehingga terguling ke sisi bahu jalan. Namun, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” kata AKP Arief.

Polres Pemalang kini tengah berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah untuk menurunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA). Tim ini akan memeriksa kondisi teknis kendaraan dan kondisi jalan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Apakah kecelakaan ini murni karena kelalaian pengemudi atau faktor teknis kendaraan masih kami dalami,” tambah Arief.

Kesaksian Korban: Sopir Sempat Keluhkan Rem ‘Los’

READ  Penjualan Mobil Nasional Lesu, Gaikindo Waspadai Angka di Bawah 800 Ribu Unit

Riyan, tour leader rombongan FKK Bendan Ngisor yang turut menjadi korban, mengatakan bahwa sopir sempat mengeluhkan kondisi rem yang bermasalah sesaat sebelum bus terguling.

“Saya masih ingat, sebelum masuk jalur keluar Tol Gandulan, sopir bilang remnya los, tidak bisa ngerem,” ujar Riyan saat ditemui di RS Siaga Medika Pemalang.

Menurutnya, sopir berusaha memperlambat laju kendaraan hingga sekitar 50 kilometer per jam, namun bus tetap tidak bisa dikendalikan saat memasuki tikungan.

“Bus akhirnya menabrak pembatas jalan, kaca bus pecah, dan saya terlempar keluar,” tambahnya dengan suara bergetar.

Evakuasi dan Penanganan Lanjut

Petugas gabungan dari Polres Pemalang, Dinas Perhubungan, dan Tol Pemalang–Batang segera datang ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan pengaturan lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan di area keluar tol.

READ  Kejagung Sentil 12 Tokoh Antikorupsi Pengaju Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim: “Korupsi adalah Kejahatan Luar Biasa”

Arus kendaraan sempat tersendat selama proses evakuasi, namun pada sore hari jalur sudah kembali dibuka dengan sistem satu lajur bergantian.

Polisi juga telah mengamankan kendaraan dan sopir bus untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk uji kelayakan teknis kendaraan guna memastikan apakah rem benar-benar mengalami kegagalan fungsi.

Empati dan Respons Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama Dinas Kesehatan telah menurunkan tim untuk membantu proses identifikasi korban dan memberikan pendampingan kepada keluarga penumpang yang terdampak.

Sementara itu, Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendan Ngisor, tempat para penumpang berasal, menyampaikan duka mendalam dan berharap para korban luka segera pulih.

“Kami semua berduka atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberi kekuatan, dan penanganan bagi korban luka dapat berjalan maksimal,” ujar salah satu perwakilan FKK melalui pesan singkat.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News