Menu

Mode Gelap

News · 16 Nov 2025 04:11 WITA

Diduga Ada Aktivitas Prostitusi Sesama Jenis di Taman Daan Mogot, Dua Pria Diamankan Satpol PP


 Diduga Ada Aktivitas Prostitusi Sesama Jenis di Taman Daan Mogot, Dua Pria Diamankan Satpol PP Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Dugaan praktik prostitusi sesama jenis kembali mencuat di Taman Daan Mogot KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat. Temuan ini terungkap setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat mengamankan dua pria dalam operasi pengawasan rutin pada Jumat malam, 14 November 2025.

Penangkapan tersebut memicu perhatian luas, termasuk dari anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth. Ia menilai kejadian ini menunjukkan lemahnya pengawasan ruang publik oleh pemerintah daerah.

“Taman yang seharusnya aman untuk masyarakat justru diberitakan disalahgunakan untuk aktivitas yang melanggar norma dan hukum. Ini tidak boleh dibiarkan,” kata Kenneth pada Sabtu (15/11/2025).

DPRD Desak Penertiban Menyeluruh

Menurut Kenneth, dugaan praktik prostitusi di ruang publik menjadi peringatan keras bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menegaskan persoalan ini bukan menyasar orientasi seksual tertentu, tetapi menyangkut ketertiban umum dan lemahnya penegakan aturan.

READ  Komisi III DPR Akui Jadi Sasaran Kritik dalam Polemik Ijazah Hakim MK Arsul Sani

“Ini bukan soal identitas kelompok, tapi soal kedisiplinan kota. Pemerintah harus hadir memastikan ruang publik tidak disalahgunakan,” ujarnya.

Kenneth mendesak Pemprov DKI, Satpol PP, hingga Kepolisian untuk tidak hanya melakukan razia sesaat, tetapi melakukan pendekatan komprehensif yang berbasis data.

“Tidak cukup dengan razia simbolik. Kita membutuhkan langkah konsisten, terukur, dan menyeluruh,” tegasnya.

DPRD Jakarta juga berencana memanggil dinas terkait untuk mengevaluasi sistem pengawasan ruang terbuka. Ia menekankan pentingnya pengawasan preventif, bukan hanya reaktif setelah kejadian menjadi viral.

Dua Pria Dibawa ke Panti Sosial

READ  Kejari Kota Bandung Intensif Dalami Kasus Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pemkot Bandung, 14 Saksi Sudah Diperiksa

Dalam operasi pada Jumat malam, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan menjelaskan bahwa dua pria diamankan dan dibawa ke Panti Sosial Kedoya untuk pembinaan.

“Dua orang diduga terlibat aktivitas homoseksual kami amankan sesuai SOP, lalu dibawa ke Panti Sosial Kedoya,” ungkap Satriadi.

Operasi tersebut dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dan dipimpin oleh Kepala Satpol PP Kecamatan Cengkareng, Sukarlan, bersama 12 personel.

Satriadi menambahkan bahwa pengawasan serupa dilakukan secara rutin, terutama pada lokasi yang dianggap rawan penyalahgunaan.

“Biasanya mereka janjian di titik tertentu. Karena itu kami tingkatkan patroli di kawasan yang punya potensi,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, Satpol PP juga memasang spanduk imbauan terkait Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, khususnya larangan praktik prostitusi.

READ  Garda Indonesia Pertanyakan Legitimasi Perwakilan Ojol yang Ditemui Wapres Gibran

Pengawasan Malam Diperketat

Untuk mencegah kejadian serupa, Satpol PP Jakarta Barat mengerahkan sekitar 10 petugas untuk berjaga pada malam hari di taman tersebut. Sementara pada siang hari, patroli dilakukan secara rutin.

“Pada malam hari potensi penyalahgunaan lebih besar, jadi penjagaan kami perketat,” ujar Satriadi.

Empat spanduk larangan dipasang di sejumlah titik yang dianggap rawan, bertujuan mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang melanggar aturan.

Dalam operasi yang sama pada 14 November, dua pria kembali diamankan karena diduga terlibat tindakan asusila dan langsung dibawa untuk pembinaan sesuai prosedur.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional