Menu

Mode Gelap

News · 2 Sep 2025 16:01 WITA

Garda Indonesia Pertanyakan Legitimasi Perwakilan Ojol yang Ditemui Wapres Gibran


 Garda Indonesia Pertanyakan Legitimasi Perwakilan Ojol yang Ditemui Wapres Gibran Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres, Jakarta, Minggu (31/8), menuai polemik. Asosiasi Driver Ojol, Garda Indonesia, menyebut para pengemudi yang hadir tidak mewakili asosiasi resmi maupun komunitas ojol di tingkat nasional.

“Kita tidak mengetahui mereka siapa. Apakah mereka ini hanya rekayasa aplikasi atau ojol yang disuruh aplikasi? Mereka bukan orang asosiasi, tidak mewakili ojol,” tegas Ketua Garda Indonesia, Igun Wicaksono, Selasa (2/9).

Garda Indonesia Kritik Setwapres

Igun menilai Setwapres ceroboh dalam mengundang pihak yang mengatasnamakan ojol. Ia menegaskan, selama ini Garda Indonesia adalah asosiasi resmi dengan DPD di seluruh Indonesia yang menjadi wadah perjuangan pengemudi.

READ  Anggota DPR Dorong Kementerian Haji dan Umrah Segera Lengkapi Struktur dan Fokus Persiapan Haji 2026

“Rekan-rekan pengemudi ojol se-Indonesia mempertanyakan mereka mewakili siapa. Yang resmi terdaftar di negara ini hanya Garda Indonesia. Jadi undangan Setwapres itu tidak bisa dijadikan dasar bahwa mereka mewakili suara ojol,” ucapnya.

Ia menambahkan, hingga kini tidak ada komunikasi atau mediasi dengan asosiasi pascapertemuan. “Ini kecerobohan, karena kami yang selama ini melakukan pergerakan atau aksi justru tidak dilibatkan,” tambahnya.

“Siapa Mereka?”

Igun juga meragukan kredibilitas para pengemudi yang hadir dalam forum dengan Wapres Gibran. “Hingga saat ini mereka tidak menyampaikan ke publik mereka ini siapa. Itu yang dipertanyakan teman-teman ojol,” kata dia.

READ  Ketua Komisi VIII DPR Soroti Pramugari Maskapai Haji: “Roknya Tinggi-Tinggi, Kurang Pas untuk Jemaah Kita”

Menurutnya, apabila individu tersebut hadir hanya membawa atribut perusahaan aplikasi tanpa identitas organisasi, maka sulit dianggap sebagai representasi resmi komunitas ojol nasional.

Sekilas Pertemuan dengan Wapres Gibran

Dalam pertemuan di Istana Wapres, sejumlah perwakilan ojol hadir dengan mengenakan jaket dari aplikasi seperti Gojek, Grab, Maxim, dan InDrive. Dari video yang dibagikan, mereka duduk bersama dalam meja bundar, menyampaikan aspirasi satu per satu, sementara Gibran yang mengenakan batik tampak mendengarkan dengan seksama.

Pertemuan tersebut ditutup dengan saling bersalaman dan foto bersama. Namun, legitimasi para peserta kini dipertanyakan oleh asosiasi resmi ojol.

READ  Kejagung Dalami Kasus Korupsi Chromebook, Periksa 7 Saksi dari LKPP hingga Dirut Perusahaan Swasta

“Siapa mereka itu? Apakah benar mewakili ojol? Ojol seluruh Indonesia menolak,” tutup Igun.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News