Menu

Mode Gelap

Nasional · 4 Okt 2025 19:27 WITA

Jokowi Temui Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara: Pertemuan Dua Jam, Isi Pembicaraan Masih Dirahasiakan


 Jokowi Temui Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara: Pertemuan Dua Jam, Isi Pembicaraan Masih Dirahasiakan Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mengadakan pertemuan tertutup dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Sabtu siang.

Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh ajudan pribadi Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.

“Ya betul (bertemu di Kertanegara),” ujar Syarif saat dikonfirmasi oleh Liputan6.com, Sabtu (4/10/2025).

Menurutnya, pertemuan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB dan berlangsung selama hampir dua jam. Namun, hingga saat ini, belum diungkapkan isi dari pembicaraan antara kedua tokoh nasional tersebut.

“Hampir dua jam (lama pertemuan),” tambah Syarif, tanpa menjelaskan lebih lanjut topik yang dibahas dalam pertemuan yang dinilai cukup strategis ini.

READ  KPK Tetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid dan Dua Lainnya Sebagai Tersangka Kasus Suap Anggaran Rp177 Miliar

Spekulasi Politik Menguat

Pertemuan ini memicu berbagai spekulasi politik mengingat posisi Jokowi yang saat ini tidak lagi bernaung di bawah partai politik manapun, usai resmi diberhentikan sebagai kader oleh PDI Perjuangan (PDIP) beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Prabowo Subianto tengah mempersiapkan diri jelang pelantikan sebagai Presiden RI ke-8, usai memenangkan Pilpres 2024 lalu. Isu peran dan posisi Jokowi dalam pemerintahan mendatang pun kembali mencuat ke publik.

Namun, belum ada pernyataan resmi dari kedua pihak terkait apakah pertemuan ini berkaitan dengan dinamika kabinet baru atau langkah politik Jokowi ke depan.

Sebelumnya, Jokowi Juga Temui Kader PSI di Bali

READ  Prabowo Minta Penanganan Korban Ledakan SMAN 72 Jadi Prioritas, Mensesneg: Presiden Sangat Prihatin

Sebelum bertemu Prabowo, Jokowi juga sempat menarik perhatian publik saat menghadiri pertemuan dengan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Waroeng Kopi Klotok, Seminyak, Bali, pada Kamis (2/10/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep yang juga merupakan putra bungsu Jokowi. Momen itu dibagikan melalui akun resmi Instagram partai @psi_id.

Terkait hal itu, Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, mengatakan bahwa Jokowi memberikan sejumlah arahan penting kepada pengurus PSI.

“Beliau memberikan arahan-arahan penting kepada pengurus,” kata Grace saat dihubungi wartawan.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Jokowi bergabung secara resmi dengan PSI, Grace belum memberikan jawaban tegas. Ia hanya mengatakan bahwa ada wejangan khusus dari Jokowi yang ditujukan hanya untuk kalangan internal partai.

READ  Menag Nasaruddin Umar: Pusat dan Daerah Harus Bersinergi Wujudkan Kesejahteraan Pesantren dan Rumah Ibadah

“Ada (wejangan khusus), tapi khusus buat pengurus. Mohon doa terbaiknya,” ujarnya singkat.

Jokowi Masih Bebas Partai, Arah Politik Ditunggu Publik

Sejak dipecat oleh PDIP, Jokowi belum menunjukkan sikap resmi apakah akan bergabung ke partai lain atau memilih tetap menjadi figur netral. Namun, intensitas pertemuan politiknya belakangan ini, termasuk dengan PSI dan Presiden terpilih Prabowo, membuat publik terus menerka arah langkah politik mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dengan Pilkada 2025 dan pembentukan kabinet baru yang kian dekat, posisi Jokowi—baik secara politik maupun dalam pemerintahan mendatang—masih menjadi perhatian besar masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional