Menu

Mode Gelap

Nasional · 5 Jul 2026 22:13 WITA

Kementerian PU Siapkan Rp30,16 Triliun untuk Benahi 136 Perlintasan Sebidang hingga 2044


 Kementerian PU Siapkan Rp30,16 Triliun untuk Benahi 136 Perlintasan Sebidang hingga 2044 Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkirakan kebutuhan anggaran sebesar Rp30,16 triliun untuk membenahi 136 titik perlintasan sebidang di jalan nasional. Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2044 guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, mengatakan pada tahap pertama periode 2025–2029 pemerintah menargetkan penanganan 39 titik perlintasan melalui skema pembiayaan pinjaman luar negeri.

“Untuk Green Book 2026, proyek super prioritas di Provinsi Jawa Barat salah satunya adalah Flyover Slamet Riyadi di Cirebon dengan estimasi biaya Rp180,7 miliar,” ujar Triono dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (5/7/2026).

READ  Ketua MK Soroti Pasal Jabatan Sipil TNI, Pertanyakan Peran Panglima dalam Penentuan Karier Prajurit

Menurutnya, Jawa Barat menjadi salah satu wilayah prioritas karena memiliki 42 perlintasan sebidang yang membutuhkan penanganan, terdiri atas 14 titik di jalan nasional dan 28 titik di jalan provinsi.

Dari jumlah tersebut, pemerintah memprioritaskan pembangunan di tiga lokasi, yakni Rajapolah di Kabupaten Tasikmalaya, Bulak Kapal di Kota Bekasi, dan Slamet Riyadi di Kota Cirebon.

Selain itu, pembangunan Flyover Bulak Kapal di Bekasi juga diusulkan dibiayai melalui skema dana Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) atau Bantuan Presiden agar pelaksanaannya dapat dipercepat tanpa harus menunggu alokasi anggaran reguler.

Sementara itu, Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Jumardi, mengatakan pemerintah saat ini juga tengah membangun Flyover dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pusdikpom di Kota Cimahi dengan nilai kontrak mencapai Rp79,19 miliar melalui skema Multi Years Contract (MYC).

READ  Danantara Indonesia Ikut Tender Proyek “Kampung Haji” di Arab Saudi, Targetkan Fasilitas Penginapan Jemaah Indonesia

“Pembangunan ini sangat mendesak untuk mendukung kelancaran perjalanan kereta api, terutama Feeder Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) dan kereta lokal yang melintas di jalur Padalarang–Bandung,” kata Jumardi.

Ia menjelaskan pembangunan flyover merupakan solusi jangka panjang untuk menghilangkan perlintasan sebidang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan kemacetan. Sementara untuk jangka pendek, Kementerian Perhubungan tetap mengalokasikan anggaran bagi penjagaan perlintasan melalui skema pengelolaan aset negara.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, mendorong percepatan pembangunan Underpass Gatot Subroto di Kota Cimahi. Menurutnya, meskipun jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah pusat perlu memberikan dukungan koordinasi dan pengawalan anggaran mengingat tingginya tingkat kemacetan serta meningkatnya frekuensi perjalanan kereta cepat.

READ  Presiden Prabowo Pastikan IKN Nusantara Jadi Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028

“Meski statusnya jalan provinsi, jika kondisi kemacetan sudah parah dan mengancam keselamatan akibat frekuensi kereta cepat, pemerintah pusat harus memberikan dukungan koordinasi dan pengawalan anggaran agar segera terealisasi,” ujar Ridwan.

Melalui program penanganan perlintasan sebidang tersebut, pemerintah berharap dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengurangi kemacetan, serta mendukung kelancaran operasional transportasi kereta api di berbagai daerah.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Komdigi Targetkan Kecepatan Internet Nasional Tembus 100 Mbps dalam Dua Tahun

5 Juli 2026 - 22:05 WITA

Menteri LH Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Minta Pemda Perkuat Mitigasi Musim Kemarau

5 Juli 2026 - 21:47 WITA

Ekonom: Keberhasilan Pusat Finansial Internasional Bergantung pada Kepastian Hukum, Bukan Sekadar Insentif Pajak

5 Juli 2026 - 21:32 WITA

PM Singapura Lawrence Wong Kunjungi Jakarta, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Sementara

5 Juli 2026 - 07:57 WITA

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Tumbuh 6 Persen, KPR 40 Tahun Tuai Pro-Kontra

5 Juli 2026 - 07:51 WITA

Kepala Bakom RI: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi MBG Bukti Hukum Ditegakkan Tanpa Pandang Bulu

5 Juli 2026 - 01:55 WITA

Trending di Nasional