Menu

Mode Gelap

News · 31 Agu 2025 22:14 WITA

Kericuhan di Depan Polda DIY, Puluhan Pelaku Ditangkap Termasuk Pelajar


 Kericuhan di Depan Polda DIY, Puluhan Pelaku Ditangkap Termasuk Pelajar Perbesar

SOALIDONESIA–JAKARTA Kericuhan terjadi di depan Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Sabtu (30/8) malam hingga Minggu (31/8) pagi. Insiden tersebut melibatkan puluhan orang yang melakukan penyerangan terhadap aparat kepolisian dengan lemparan batu, petasan, hingga bom molotov.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan, peristiwa berawal ketika sekitar 50 orang tak dikenal mendatangi Mako Polda DIY sambil berteriak-teriak dan menyerang petugas yang berjaga.

“Mereka melempar batu, petasan, dan bom molotov sambil menarik kawat duri yang digunakan sebagai pagar sementara oleh Polda DIY,” ujar Ihsan dalam keterangannya, Minggu (31/8).

READ  KPK Telusuri Dugaan Pembelian Rumah dari Hasil Suap, Dirut PT Wahana Adyawarna Diduga Gunakan Uang Perkara MA

Tak lama setelah itu, jumlah massa semakin bertambah. Bahkan, kericuhan sempat meluas ketika massa terlibat saling lempar batu dengan warga setempat di sisi timur Polda DIY, lantaran warga merasa terganggu.

Situasi baru terkendali pada Minggu pagi setelah aparat berhasil membubarkan massa. Sejumlah pelaku ditangkap. “Saat ini puluhan pelaku penyerangan yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA/SMK dapat diamankan oleh Polda DIY. Beberapa di antaranya positif menggunakan narkoba,” terang Ihsan.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam dan dua bom molotov. Enam orang dilaporkan terluka akibat kericuhan ini, terdiri dari lima orang dari massa dan satu anggota polisi. Mereka kini dirawat di RS Bhayangkara Polda DIY.

READ  Hotman Paris: Nadiem Tak Terima Uang Korupsi Chromebook, Pemerintah Tegaskan Tak Intervensi

Ihsan menyayangkan keterlibatan anak-anak dalam kerusuhan tersebut. “Sangat disayangkan, penyerangan yang dilakukan oleh kelompok perusuh ini melibatkan anak-anak. Kami mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk melakukan pengawasan agar anak-anak tidak mudah terpengaruh ajakan yang merugikan,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional