Menu

Mode Gelap

Nasional · 3 Mei 2026 01:56 WITA

Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Peran Guru Ngaji, Dorong Perlindungan Sosial dan Beasiswa PJJ


 Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Peran Guru Ngaji, Dorong Perlindungan Sosial dan Beasiswa PJJ Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya peran guru ngaji Al-Qur’an dalam memperkuat fondasi moral bangsa. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Wisuda Nasional Guru Ngaji Al-Qur’an di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Kalam, Menyinari Zaman” ini menjadi momentum penghargaan bagi para pendidik Al-Qur’an dari berbagai daerah di Indonesia.

“Peran guru ngaji adalah bagian dari fondasi penting kehidupan berbangsa yang harus terus diperkuat,” ujar Nasaruddin dalam sambutannya.

Menurutnya, guru ngaji tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjaga nilai, martabat, serta keberlanjutan tradisi keilmuan Islam di tengah dinamika zaman.

READ  Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan PLTP Lumut Balai Unit II Akhir September 2025

Dorong Kesejahteraan dan Perlindungan Guru Ngaji

Menag menyampaikan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji, termasuk memberikan akses terhadap perlindungan sosial.

“Kita terus mendorong agar para guru ngaji mendapat perhatian yang lebih baik, termasuk akses perlindungan seperti BPJS,” tegasnya.

Ia menilai, keberadaan guru ngaji memiliki kontribusi besar dalam menjaga kehidupan beragama sekaligus membentuk karakter sosial masyarakat.

Peran Strategis dalam Pembinaan Generasi Muda

Kepada para wisudawan, Menag mengingatkan bahwa mereka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk fondasi keagamaan generasi muda. Menjaga Al-Qur’an, menurutnya, bukan hanya soal merawat kitab secara fisik, tetapi memastikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya terus hidup dan diamalkan.

READ  DPP NasDem Tetapkan Syaharuddin Alrif sebagai Ketua DPW Sulsel

“Menjaga kalam berarti menjaga agar Al-Qur’an terus dipahami, diamalkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia juga menyebut para guru ngaji sebagai bagian dari orang-orang terbaik karena memilih jalan mengajar dan menyebarkan ajaran Al-Qur’an.

Program Beasiswa PJJ Keagamaan

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Agama juga menggencarkan Program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan bagi pendidik di lingkungan pesantren dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ).

Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an, Aziz Syafiuddin, menjelaskan bahwa program ini memberikan kesempatan bagi ustaz dan ustazah untuk melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan tugas mengajar.

READ  Sri Mulyani Naikkan Anggaran Pendidikan Rp757,8 Triliun, Fokus ke Guru, Dosen, dan Siswa

Program ini membuka pendaftaran mulai 1 April hingga 31 Mei 2026 dengan pilihan studi seperti Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Agama Islam di UIN Siber Syekh Nurjati.

“Seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh, mulai dari pendaftaran hingga lulus. Ini adalah kesempatan besar yang harus dimanfaatkan oleh para guru LPQ,” jelas Aziz.

Melalui program ini, pemerintah berharap kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran guru ngaji sebagai pilar penting dalam pembangunan karakter bangsa.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Kemenag Perkuat Perang Melawan Narkoba, Tenaga Ahli Menag Ajak Rumah Ibadah Jadi Garda Edukasi

18 Juni 2026 - 03:29 WITA

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Dr. Bunyamin Yapid Kunjungi Studio Dakwah Mesir, Bawa Inspirasi Penguatan Edukasi Keagamaan di Indonesia

7 Juni 2026 - 20:20 WITA

Dua Anak Menteri Haji dan Umrah Jadi TA, Dapat Fasilitas Istimewa Hingga Haji Non Antrian

7 Juni 2026 - 15:00 WITA

Anak Menteri Haji Jadi Tenaga Ahli, Transparansi Kementrian haji Dipertanyakan

6 Juni 2026 - 22:55 WITA

Tiga Peserta Audisi DA8 Asal Sidrap Lolos ke Jakarta, Bupati Beri Restu dan Dukungan Penuh

5 Juni 2026 - 14:40 WITA

Trending di Nasional