Menu

Mode Gelap

News · 2 Okt 2025 00:02 WITA

Menaker Yassierli Pastikan Gaji Magang Fresh Graduate Dibayar Langsung, Setara UMP


 Menaker Yassierli Pastikan Gaji Magang Fresh Graduate Dibayar Langsung, Setara UMP Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan bahwa peserta program magang bergaji untuk lulusan baru (fresh graduate) akan menerima gaji langsung dari pemerintah, tanpa melalui perantara perusahaan. Program ini dirancang sebagai bentuk dukungan terhadap transisi lulusan baru dari dunia pendidikan ke dunia kerja.

“Ya, ke individu langsung (pembayaran gaji),” tegas Yassierli saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Gaji yang diterima peserta magang akan disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) masing-masing daerah. Pemerintah menanggung penuh biaya tersebut sebagai bagian dari program peningkatan kompetensi dan penyerapan tenaga kerja muda.

Tanpa Syarat Khusus, Cukup Lulusan 1 Tahun Terakhir

Program ini terbuka untuk lulusan perguruan tinggi maksimal satu tahun terakhir, baik dari jenjang D3, D4, maupun S1. Menaker menegaskan bahwa tidak ada syarat tambahan yang memberatkan calon peserta, karena data lulusan sudah terintegrasi dengan sistem milik Kemendikbudristek dan Ditjen Dikti-Saintek.

READ  Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, DPR: Pembahasan Baru Dimulai Tahun Depan

“Persyaratannya tidak ada, karena data kita sudah terintegrasi… hanya cukup mencocokkan nanti ketika mereka register di akun Siap Kerja,” ujar Yassierli.

Durasi Maksimal 6 Bulan, Penempatan Fleksibel

Perusahaan swasta maupun BUMN dapat menerima peserta magang ini dengan batas waktu maksimal 6 bulan. Penempatan posisi kerja akan menjadi hasil kesepakatan langsung antara peserta dan perusahaan, melalui sistem yang tengah dikembangkan pemerintah.

“Bebas. Nanti mekanismenya saya serahkan ke calon peserta dan perusahaan, itu yang kita bangun sistemnya,” jelas Yassierli.

Ia menambahkan, perusahaan yang ikut serta diwajibkan menyediakan mentor pendamping agar peserta benar-benar mendapatkan pengalaman kerja yang bermakna, bukan sekadar pelengkap administratif.

READ  Ivan Gunawan Jual Tas Rp 1 Miliar untuk Bangun Masjid di Jepang

Pendaftaran Dibuka 7 Oktober 2025 di Aplikasi Ayo Magang

Pendaftaran peserta magang akan dimulai pada 7 Oktober hingga 13 Oktober 2025, melalui aplikasi “Ayo Magang” yang terintegrasi di platform Siap Kerja milik Kementerian Ketenagakerjaan.

Sementara itu, sejak 1–7 Oktober, perusahaan dapat mulai mendaftarkan kebutuhan posisi magang yang tersedia.

“Mulai tanggal 7 Oktober sampai 13 Oktober calon peserta magang bisa register dan memilih posisi-posisi yang ingin mereka lamar,” tutur Yassierli.

Kuota Awal 20.000 Peserta, Dibagi Proporsional ke Seluruh Provinsi

Pada tahap awal implementasi, pemerintah akan membuka kuota sebanyak 20.000 peserta magang yang akan didistribusikan secara proporsional di seluruh Indonesia, berdasarkan jumlah lulusan dan kapasitas wilayah.”Kita mulai dulu 20 ribu dan kita berusaha membaginya proporsional untuk setiap provinsi berdasarkan jumlah lulusan yang ada,” jelasnya.

READ  Di Atas Phinisi Losari, Annur Travel Ikrarkan Sinergi dan Totalitas Layanan Jamaah

Kesempatan Emas Cicipi Dunia Kerja

Yassierli menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar magang biasa, melainkan sebuah inisiatif strategis untuk memberi exposure langsung ke dunia industri bagi lulusan baru. Dengan didampingi mentor, peserta magang diharapkan dapat meningkatkan kompetensi kerja dan kesiapan menghadapi tantangan pasar tenaga kerja.

“Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada lulusan untuk mendapatkan exposure tentang tempat kerja,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional