Menu

Mode Gelap

Nasional · 10 Sep 2025 02:38 WITA

Menhan Sjafrie Respons Langkah Jenderal TNI Konsultasi ke Polda Terkait CEO Malaka Project


 Menhan Sjafrie Respons Langkah Jenderal TNI Konsultasi ke Polda Terkait CEO Malaka Project Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Menko Polhukam ad interim, Sjafrie Sjamsoeddin, merespons langkah sejumlah perwira tinggi TNI yang mendatangi Polda Metro Jaya untuk melakukan konsultasi terkait dugaan tindak pidana CEO Malaka Project, Ferry Irwandi.

Sjafrie mengaku mengetahui adanya langkah para jenderal tersebut, namun menegaskan bahwa kewenangan operasional ada di tangan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

“Ya itu operasional, silakan ke Panglima TNI yang menangani operasional. Kalau yang berhubungan dengan kebijakan nasional boleh tanya sama saya,” kata Sjafrie di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (9/9).

Ia menjelaskan adanya pembagian kewenangan antara menteri dan Panglima TNI. “Saya nonton di televisi, tapi saya serahkan kewenangan itu kepada Panglima TNI. Kita mempunyai strata-strata pendelegasian wewenang,” ujarnya.

READ  Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Hadiri Wisuda XIX Ma’had Aly As’adiyah, Tekankan Loyalitas dan Menjaga Nama Baik Pesantren

Konsultasi Jenderal TNI ke Polda Metro

Sehari sebelumnya, sejumlah perwira tinggi TNI, yakni Dansatsiber TNI Brigjen Juinta Omboh Sembiring, Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto, dan Kapuspen TNI Brigjen Freddy Ardianzah, mendatangi Polda Metro Jaya untuk konsultasi.

“Konsultasi kami ini terkait dengan hasil patroli siber. Kami menemukan beberapa fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan saudara Ferry Irwandi,” ujar Brigjen Sembiring.

Ia mengklaim sempat berupaya menghubungi Ferry, namun tidak mendapat respons.

Ferry Irwandi Bantah

Menanggapi hal itu, Ferry Irwandi melalui akun Instagram pribadinya, @irwandiferry, membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah menerima pesan dari TNI dan menyatakan siap menghadapi proses hukum.

READ  Yusril Ihza Mahendra Pimpin Rapat Tingkat Menteri Bahas Rencana Amnesti, Abolisi, dan Rehabilitasi Nasional

“Kalau misalnya tindakan ini dianggap bikin saya takut, khawatir, cemas, tidak. Kalau memang mau diproses hukum, ya kita jalani bersama. Ini kan negara hukum,” kata Ferry dalam videonya.

Kritik Masyarakat Sipil

Langkah TNI ini menuai kritik dari berbagai organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil, seperti Imparsial, Raksha Initiatives, Centra Initiative, DeJuRe, Koalisi Perempuan Indonesia, HRWG, PBHI, Asosiasi LBH APIK, hingga Setara Institute.

Koalisi menilai keterlibatan TNI dalam memantau aktivitas ruang siber warga sipil memperkuat gejala militerisasi. Mereka meminta Kepolisian tidak memproses laporan TNI terhadap Ferry.

READ  Aktivis 98 Faizal Assegaf Usulkan Polri Ditempatkan di Bawah Kementerian Keamanan

“Bahkan dari pelaporan yang dilakukan, mengesankan ada upaya untuk mengintervensi proses penegakan hukum, yang tentu menjadi ancaman bagi demokrasi dan negara hukum,” kata pernyataan Koalisi, Selasa (9/9).

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, juga mengkritik keras langkah Dansatsiber TNI. Ia mendesak Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk mengoreksi tindakan anak buahnya.

“Saya meminta Panglima dan juga Menteri Pertahanan untuk mengoreksi. Saya berharap Komisi I DPR juga bisa mengklarifikasi masalah ini agar tidak mengarah pada penyimpangan lebih jauh dari fungsi utama TNI,” ujar Usman.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional