Menu

Mode Gelap

Nasional · 30 Nov 2025 18:34 WITA

Menhan Sjafrie Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya, Pastikan Distribusi Logistik dan Pemulihan Akses Berjalan Cepat


 Menhan Sjafrie Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya, Pastikan Distribusi Logistik dan Pemulihan Akses Berjalan Cepat Perbesar

SOALINDONESIA–PIDIEJAYA Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah cepat pemerintah untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Dalam peninjauan tersebut, Sjafrie didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kabaloghan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, serta Ragowo Hediprasetyo (Didit Prabowo).

Rombongan meninjau dua titik pengungsian di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu. Mereka berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mendesak para penyintas.

READ  Dirut Pertamina Tanggapi Sindiran Menkeu: RDMP Balikpapan Siap On‑Stream November 2025

“Kunjungan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik serta kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tulis Kemhan dalam keterangan resmi, Minggu (30/11).

Distribusi Logistik Jadi Prioritas Utama

Sjafrie menegaskan bahwa distribusi logistik menjadi langkah paling krusial dalam masa tanggap darurat. Bantuan yang disalurkan mencakup bahan makanan, pakaian, kebutuhan pribadi, hingga obat-obatan.

Seluruh bantuan dikirim menggunakan alutsista TNI untuk menjangkau titik-titik terdampak di 18 kabupaten. Penggunaan alutsista seperti helikopter dan pesawat angkut dinilai penting mengingat banyak jalur darat terputus akibat longsor dan banjir besar.

READ  Dua Jenazah Pekerja Freeport Ditemukan di Tambang Grasberg Block Cave

Selain itu, pemerintah juga tengah mengerahkan alat berat dan menyiapkan pemasangan jembatan Bailey untuk memulihkan akses darat yang lumpuh.

Kemhan dan TNI Kirim Bantuan Internet, Obat, hingga Perahu LCR

Kemhan bersama TNI serta instansi terkait telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan ke Aceh, antara lain:

28 unit Starlink

28 unit genset

750 dus mi instan

38 set tenda

1 unit kompresor

4 unit genset PLN

1.175 kg sembako PMI

7.800 kg ransum dan family food Balog TNI

1.234,6 kg obat-obatan dan alkes PMI

READ  Patung Soekarno di Alun-alun Indramayu Alami Kemiringan, Diduga Terdampak Robohnya Tenda Acara

20 perahu Landing Craft Rubber (LCR)

Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat layanan darurat di wilayah yang sulit diakses, terutama untuk komunikasi dan evakuasi.

Kemhan menambahkan bahwa bantuan serupa juga akan dikirim ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang saat ini mengalami bencana hidrometeorologi akibat hujan ekstrem.

Banjir bandang yang melanda Aceh telah merusak ribuan rumah dan memaksa banyak warga mengungsi. Pemerintah pusat, melalui TNI dan kementerian terkait, memastikan penanganan darurat terus dipercepat, terutama dalam pembukaan akses, distribusi logistik, serta pemulihan layanan dasar.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Mendagri Tito Karnavian Tinjau Banjir Lhokseumawe, Fokus Pastikan Infrastruktur Vital dan Logistik Aman

30 November 2025 - 22:27 WITA

Pemerintah Kerahkan 28 Helikopter untuk Bantu Penanganan Bencana di Sumatera

30 November 2025 - 22:18 WITA

BNPB Kirim Bantuan Lewat Udara ke Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah

30 November 2025 - 18:06 WITA

TNI AL Kerahkan Kapal Rumah Sakit dan Pasukan Marinir untuk Bantu Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

30 November 2025 - 16:58 WITA

Prabowo Targetkan Kemiskinan Turun di Bawah 6 Persen, Tantangan Struktural Dinilai Hambat Upaya Pengentasan

30 November 2025 - 16:24 WITA

Airlangga Usulkan Insentif Fiskal untuk Daerah Peraih TPID Award, Anggaran Rp 786 Miliar Siap Digelontorkan

30 November 2025 - 16:16 WITA

Trending di Nasional