SOALINDONESIA–JAKARTA Pemerintah belum mengambil keputusan terkait kelanjutan program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) pada 2026. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat meninjau penyaluran BLT Kesra di Kantor Pos Jakarta Timur, Kamis (4/12/2025).
Airlangga menegaskan bahwa BLT Kesra merupakan stimulus di akhir tahun guna menjaga daya beli masyarakat, khususnya keluarga miskin pada desil 1 hingga desil 4. Namun untuk tahun depan, program ini masih akan dievaluasi.
“Ya tentu kita belum putuskan, karena ini stimulan di akhir tahun,” ujar Airlangga.
Ia menyebutkan hingga 3 Desember 2025, BLT Kesra sudah diterima oleh 26,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari target 35,04 juta penerima. Penyaluran dilakukan melalui bank-bank Himbara seperti BSI, BRI, BNI, Mandiri, serta PT Pos Indonesia.
“Per tanggal 3 Desember termonitor 26,2 juta keluarga penerima manfaat sudah menerima bantuan. Sore ini kami monitor yang melalui PT Pos,” jelasnya.
Airlangga juga menambahkan, penyaluran BLT Kesra berjalan tertib dan lancar di seluruh daerah.
Tuntas Desember 2025
Pemerintah menargetkan sisa penyaluran selesai pada Desember 2025. Khusus melalui PT Pos Indonesia, ditargetkan menjangkau 132 ribu penerima di berbagai wilayah.
“Ini untuk 35 juta dan sudah direalisasikan 75 persen. Jadi akan diselesaikan sampai bulan Desember,” tegasnya.
Seperti diketahui, BLT Kesra 2025 diberikan sebesar Rp900 ribu per KPM, yang merupakan akumulasi pencairan Oktober–Desember. Program ini disebut menjangkau hingga 140 juta warga jika dihitung satu keluarga terdiri dari empat orang.
Selain BLT Kesra, Airlangga menyampaikan pemerintah juga menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 18,4 juta penerima serta program magang yang telah menyerap 78.815 peserta.
Menunggu Evaluasi
Airlangga menegaskan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum memutuskan apakah program BLT Kesra akan tetap berjalan pada 2026.
“Selanjutnya kita lihat hasil evaluasinya dulu, baru akan diputuskan,” tambahnya.
Penyaluran BLT Kesra menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga ketahanan ekonomi masyarakat menjelang pergantian tahun, di tengah ancaman inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.











