Menu

Mode Gelap

News · 1 Jul 2026 08:06 WITA

Politik Hari Ini: DPR Setujui 15 RUU Daerah hingga Respons Safari Politik Jokowi


 Politik Hari Ini: DPR Setujui 15 RUU Daerah hingga Respons Safari Politik Jokowi Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA – Sejumlah perkembangan politik mewarnai agenda nasional pada Selasa (30/6). Mulai dari persetujuan belasan rancangan undang-undang (RUU) tentang kabupaten/kota, pembahasan usulan RUU Pidana LGBT, hingga respons terhadap safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo menjadi sorotan.

Berikut rangkuman lima berita politik yang menarik untuk disimak.

DPR Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Menjadi Usul Inisiatif

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui 15 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pembentukan dan penataan sejumlah kabupaten/kota menjadi usul DPR dalam Rapat Paripurna Ke-22 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026.

Sebelumnya, belasan RUU tersebut merupakan usul inisiatif Komisi II DPR RI. Persetujuan di tingkat paripurna menjadi langkah lanjutan sebelum pembahasan bersama pemerintah sesuai mekanisme legislasi.

READ  Wapres Gibran Tanggapi Roy Suryo dan dr Tifa Ziarah ke Makam Kakek-Neneknya

DPR Minta MUI Serahkan Draf RUU Pidana LGBT

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera menyerahkan draf beserta naskah akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) Pidana Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Menurut Saan, dokumen tersebut diperlukan agar DPR dapat mengkaji substansi usulan sesuai dengan prosedur pembentukan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tujuh Anggota KI Pusat Periode 2026–2030 Disetujui

DPR RI juga menyetujui tujuh nama calon anggota Komisi Informasi (KI) Pusat periode 2026–2030 dalam rapat paripurna.

Persetujuan diberikan setelah para calon menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dilaksanakan oleh Komisi I DPR RI. Selanjutnya, anggota terpilih akan menjalankan tugas mengawasi pelaksanaan keterbukaan informasi publik selama empat tahun ke depan.

READ  Sayap Muda Gerindra Tolak Rencana Budi Arie Gabung: “Gerindra Bukan Tempat Persinggahan Politik”

Puan: Safari Politik Merupakan Hak Setiap Warga Negara

Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi kunjungan politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke sejumlah daerah dengan menyatakan bahwa safari politik merupakan hak setiap warga negara.

Puan menilai aktivitas tersebut merupakan bagian dari kebebasan berpendapat dan berserikat yang dijamin dalam sistem demokrasi selama tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengamat Nilai Langkah Dasco Wujud Fungsi Pengawasan DPR

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memanggil sejumlah pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor ekonomi merupakan bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan DPR.

READ  Pembangunan Gerai dan Gudang Koperasi Desa Merah Putih Dimulai 15 Oktober 2025

Menurut Hendri, langkah tersebut menunjukkan respons DPR terhadap berbagai persoalan ekonomi yang menjadi perhatian masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mencari solusi melalui koordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan.

Berbagai dinamika tersebut menunjukkan DPR terus menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi politik melalui pembahasan rancangan undang-undang, pengisian jabatan lembaga negara, serta pengawasan terhadap isu-isu strategis yang berkembang di tengah masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Bangun Kedekatan dengan Jemaah, PT Annur Maarif Cabang Pinrang Gelar Silaturahmi dan Manasik Umrah

1 Juli 2026 - 11:07 WITA

DJP Buka Peluang Evaluasi Pajak Pencairan JHT, Perubahan Aturan Masih Dikaji

1 Juli 2026 - 07:53 WITA

Harga BBM BP Naik Mulai 1 Juli 2026, BP 92 Tembus Rp16.670 per Liter

1 Juli 2026 - 02:17 WITA

Kejagung Pelajari Rekomendasi Hakim soal Dugaan TPPU dalam Kasus Chromebook Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim

1 Juli 2026 - 01:01 WITA

Komisi I DPR Belum Publikasikan Draf RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, Dave Laksono: Hindari Kesalahpahaman Publik

1 Juli 2026 - 00:44 WITA

Bupati Kuansing dan Sekda Menyerahkan Diri ke KPK Usai Jadi Target OTT

1 Juli 2026 - 00:20 WITA

Trending di News