Menu

Mode Gelap

News · 9 Agu 2025 21:05 WITA

PPATK Blokir Sementara Rekening Dormant untuk Cegah Penyalahgunaan oleh Pelaku Kriminal


 PPATK Blokir Sementara Rekening Dormant untuk Cegah Penyalahgunaan oleh Pelaku Kriminal Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengambil langkah tegas memblokir sementara rekening bank tidak aktif atau dormant yang berpotensi disalahgunakan untuk tindak pidana.

Langkah ini menindaklanjuti temuan maraknya praktik jual beli rekening yang digunakan menampung dana hasil kejahatan seperti judi online, penipuan, pencucian uang, dan tindak pidana lainnya.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, dalam keterangan resmi Sabtu (9/8/2025) menegaskan bahwa penghentian sementara transaksi terhadap rekening dormant adalah bentuk perlindungan negara terhadap hak dan kepentingan nasabah, sekaligus upaya menjaga integritas sistem keuangan nasional.

READ  KPK Ungkap Ada 'Jatah Preman' untuk Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Kasus Dugaan Pemerasan di Dinas PUPR

“Penggunaan rekening dormant yang dikendalikan pihak lain menjadi modus yang rawan disalahgunakan. Nasabah tetap memiliki hak penuh atas dananya dan dapat mengajukan reaktivasi melalui cabang bank dengan prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Dormant adalah istilah perbankan untuk rekening yang lama tidak bertransaksi, baik penarikan, penyetoran, maupun transfer. PPATK menemukan banyak kasus di mana rekening jenis ini dijual atau diberikan kepada pihak ketiga, lalu dipakai untuk aktivitas ilegal.

Ivan menegaskan bahwa prinsip kepercayaan dalam hukum perbankan menuntut bank untuk menjaga kerahasiaan informasi nasabah, memberikan pelayanan yang adil, serta memiliki sistem pengamanan internal memadai.

READ  Kejagung Tetapkan Dua Bos Sritex Kakak-Beradik Jadi Tersangka TPPU, Sita Aset Rp 510 Miliar

“Meningkatnya ancaman kejahatan digital seperti scam, fraud, phishing, dan pencucian uang mengharuskan semua pihak bekerja sama melawan praktik ini. Kejahatan ini bukan hanya merugikan ekonomi, tapi juga mengancam keamanan masyarakat,” tandasnya.

PPATK mengingatkan bahwa pembukaan rekening harus dilakukan langsung oleh calon nasabah di bank, bukan melalui pihak lain. Rekening bank tidak boleh diperjualbelikan karena melanggar hukum dan berisiko menjerat pemilik rekening dalam masalah pidana.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG

18 Juli 2026 - 00:16 WITA

Ketum PPP Dorong Perempuan Dapat Porsi Lebih Besar di Organisasi dan Pemerintahan

17 Juli 2026 - 22:12 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri, Dana Nasabah Dijamin LPS

17 Juli 2026 - 17:38 WITA

Trending di News