Menu

Mode Gelap

Nasional · 19 Nov 2025 23:10 WITA

Presiden Prabowo Minta Anak Sekolah Tak Lagi Dikerahkan Sambut Kunjungan Kerja


 Presiden Prabowo Minta Anak Sekolah Tak Lagi Dikerahkan Sambut Kunjungan Kerja Perbesar

SOALINDONESIA–BANTUL Presiden Prabowo Subianto meminta agar anak-anak sekolah tidak lagi dikerahkan untuk menyambut kunjungannya ke berbagai daerah. Menurut Prabowo, meski ia merasa terkesan melihat antusiasme para siswa, ia merasa kasihan karena mereka harus berdiri lama di bawah terik matahari.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/11/2025).

“Terima kasih saya disambut oleh rakyat dan banyak anak-anak sekolah. Saya terkesan tapi saya kasihan juga mereka berdiri lama di panas,” kata Prabowo.

Surat untuk Kepala Daerah

Prabowo menyampaikan permintaan tersebut kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya agar segera membuat surat kepada seluruh bupati dan wali kota. Tujuannya, agar anak-anak sekolah tetap berada di sekolah dan tidak perlu dikerahkan menyambut kunjungan Presiden di pinggir jalan.

READ  Kemenag Tutup Penyelenggaraan Haji 2025, Indeks Kepuasan Jamaah Capai 88,46

“Sehingga saya minta Sekretaris Kabinet nanti tolong dibuat surat ke semua Bupati, Wali Kota kalau seandainya saya kunjungan kerja. Mohon anak-anak sekolah tidak perlu nyambut saya di pinggir jalan. Biarlah mereka di sekolah masing-masing,” jelasnya.

Prabowo menambahkan, siswa tetap bisa melihat kunjungannya melalui siaran televisi, dan apabila ada kesempatan, ia bersedia menyambangi siswa langsung di ruang kelas.

“Kalau mereka mau lihat bisa mungkin dari TV. Dan kalau saya mau periksa saya akan masuk ke ruang kelas saja. Saya paham dan memang kalau tidak terlalu panas atau tidak terlalu lama mereka menunggu saya juga tidak ada masalah,” ujar Prabowo.

READ  Perdana Muncul ke Publik, Eko Patrio Datangi Polda Metro Jaya Usai Rumah Dijarah

Sambutan Anak-Anak Memberi Energi

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa melihat wajah anak-anak dan rakyat menambah semangat dan energi baginya. Namun, ia menekankan bahwa keselamatan dan kenyamanan siswa lebih penting, karena waktu belajar mereka seharusnya tidak terganggu.

“Tapi saya sangat terkesan, saya sangat terharu atas sambutan-sambutan itu. Hanya saya berpikir kasihan kalau mereka terlalu lama menunggu dan kadang-kadang konvoy saya lajunya cepat sehingga saya tidak ada waktu untuk berdiri menyambut mereka,” ujarnya.

Prabowo menegaskan kembali agar permintaan ini diterapkan secara luas:

READ  KPK Dukung Pembentukan Komite Nasional Pemberantasan TPPU oleh Presiden Prabowo

“Jadi ini saya mohon para bupati untuk selanjutnya dan untuk bupati di seluruh Indonesia, wali kota kalau saya datang tidak perlu anak-anak sekolah untuk dikerahkan.”

Prabowo berharap kebijakan ini tidak mengurangi semangat masyarakat untuk menyambut kunjungan Presiden, tetapi lebih mengutamakan kesejahteraan dan pendidikan anak-anak.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Kementerian UMKM Gandeng Aprindo, Perluas Akses Produk UMKM ke Ritel Modern

18 Juli 2026 - 00:43 WITA

Indonesia Dorong D-8 Perjuangkan Kepentingan Negara Berkembang di COP31

17 Juli 2026 - 22:24 WITA

Wamensos Sampaikan Pesan Prabowo kepada Siswa Sekolah Rakyat Semarang: Percaya Diri, Pintar, dan Berkarakter

17 Juli 2026 - 22:17 WITA

Kemenag Catat 725 Ribu Titik Ikut Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026

17 Juli 2026 - 21:58 WITA

Prabowo: Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global, Impor Solar Resmi Dihentikan

17 Juli 2026 - 21:51 WITA

Prabowo: Indonesia Segera Miliki Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Beberapa Pekan

17 Juli 2026 - 21:08 WITA

Trending di Nasional