Menu

Mode Gelap

News · 1 Nov 2025 00:46 WITA

Rencana Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Batal, Mayoritas Fraksi DPRD Pilih Rekomendasi Perbaikan Kinerja


 Rencana Pemakzulan Bupati Pati Sudewo Batal, Mayoritas Fraksi DPRD Pilih Rekomendasi Perbaikan Kinerja Perbesar

SOALINDONESIA–PATI Rencana pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, resmi batal dilaksanakan. Keputusan itu diambil dalam Rapat Paripurna Penyampaian Hak Menyatakan Pendapat DPRD Kabupaten Pati, Jumat (31/10/2025), setelah enam dari tujuh fraksi di DPRD memilih untuk memberikan rekomendasi perbaikan kinerja, bukan pemakzulan.

Hanya Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) yang tetap konsisten menilai Sudewo layak dimakzulkan berdasarkan hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang menantikan hasil akhir Pansus. Ia mengakui, dengan hanya memiliki 14 kursi dari total 50 anggota DPRD, PDIP tidak dapat memaksakan keputusan pemakzulan.

READ  S3 Sidrap Gelar Amalia Ramadan, Ratusan Paket Buka Puasa Dibagikan ke Masyarakat

“Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Apapun hasilnya harus kita terima, karena anggota DPRD ini bukan hanya milik PDI Perjuangan. Ada dari partai-partai lain, total delapan partai dan tujuh fraksi,” ujar Ali usai rapat.

Dalam paripurna tersebut, masing-masing fraksi menyampaikan pandangannya terhadap hasil kerja Pansus Hak Angket. PDIP menjadi satu-satunya fraksi yang menyatakan bahwa Bupati Sudewo telah melakukan pelanggaran serius selama masa kepemimpinannya, dan karenanya layak dimakzulkan.

Sementara itu, enam fraksi lainnya—yakni PKS, PPP, PKB, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai NasDem—menyatakan bahwa Sudewo cukup diberi rekomendasi perbaikan kinerja, bukan diberhentikan dari jabatannya.

READ  Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan ke Hashim Djojohadikusumo, Sang Adik Mengaku Kurang Nyaman

Sebelumnya, NasDem sempat menyatakan dukungan terhadap PDIP untuk pemakzulan, namun dalam rapat paripurna akhirnya berbalik arah dan mendukung rekomendasi perbaikan.

Ali mengaku menghormati keputusan tersebut dengan lapang dada.

“Jadi sekali lagi, apapun hasilnya harus kita terima dengan legowo. Ini hasil yang sah, yang telah kita putuskan setelah berbulan-bulan bekerja sejak 13 Agustus,” ungkapnya.

Padahal, dalam proses awal, hampir seluruh fraksi DPRD Kabupaten Pati sempat kompak untuk memakzulkan Sudewo, terutama setelah aksi demonstrasi besar pada 13 Agustus 2025 yang menuntut pertanggungjawaban bupati. Namun, menjelang akhir proses, sebagian besar fraksi justru mengubah sikap.

READ  KPK Ungkap Kuota Haji Tambahan Dijual Rp100 Juta–Rp1 Miliar, Ada Dugaan Setoran ke Pejabat

“Pansus hak angket ini diusulkan bukan hanya oleh PDI Perjuangan, tapi oleh semua fraksi di DPRD Kabupaten Pati. Awalnya semua kompak, tapi pada injury time keputusan berubah. Tinggal PDI Perjuangan yang tetap di garis terdepan untuk memakzulkan Bupati,” pungkas Ali.

Dengan keputusan ini, Bupati Sudewo dipastikan tetap menjabat hingga akhir masa jabatannya, sembari menjalankan rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh DPRD. Parlemen Pati menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga stabilitas pemerintahan daerah dan kelangsungan pelayanan publik.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News