Menu

Mode Gelap

News · 1 Sep 2025 15:17 WITA

Ribuan Massa Aliansi Lampung Melawan Geruduk DPRD, Suarakan 10 Tuntutan


 Ribuan Massa Aliansi Lampung Melawan Geruduk DPRD, Suarakan 10 Tuntutan Perbesar

SOALINDONESIA–LAMPUNG Ribuan masyarakat bersama mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025).

Sebelum tiba di lokasi, massa terlebih dahulu melakukan long march dari titik kumpul di sekitar Hotel Akar menuju kantor DPRD. Setibanya di lokasi, ribuan aparat keamanan sudah bersiaga lengkap dengan kawat berduri untuk menjaga ketertiban.

Dalam orasinya, Ketua BEM Universitas Lampung, Ammar, menyampaikan tuntutan tegas di hadapan ribuan peserta aksi. “Bubarkan DPR, sahkan Undang-Undang Perampasan Aset, evaluasi Polri dan turunkan Kapolri,” teriak Ammar disambut sorakan massa.

READ  PDIP Jatim Minta Maaf atas OTT Bupati Ponorogo: Evaluasi Kader Jadi Fokus Utama

Sepuluh Tuntutan Aliansi Lampung Melawan:

1. Mendesak pemerintah segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset.

2. Memotong tunjangan dan gaji anggota DPR sebagai bentuk efisiensi dan tanggung jawab moral.

3. Meningkatkan kualitas gaji dosen dan guru di seluruh Indonesia.

4. Meminta Presiden Prabowo Subianto segera memecat menteri-menteri yang problematik.

5. Menuntut Presiden menekan ketua partai yang menduduki jabatan di eksekutif maupun legislatif untuk diberhentikan atau direstrukturisasi.

6. Mendorong reformasi total Polri, mengadili pelaku pembunuhan Affan Kurniawan, serta mengevaluasi kinerja Polda Lampung.

7. Menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) yang dinilai merugikan rakyat.

READ  Massa Ojol Geruduk Mako Brimob Kwitang Usai Rekannya Tewas Terlindas Barakuda

8. Menolak kebijakan efisiensi di sektor pendidikan dan kesehatan.

9. Mendesak pemerintah berhenti menggunakan pajak rakyat untuk menindas rakyat.

10. Menuntut reformasi agraria melalui pembebasan lahan untuk petani, termasuk di wilayah Lampung.

Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat. Massa menegaskan, mereka akan terus melanjutkan gerakan hingga pemerintah pusat maupun daerah benar-benar merespons tuntutan tersebut.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional