Menu

Mode Gelap

News · 24 Sep 2025 21:20 WITA

Titiek Soeharto Tanggapi Seruan Jokowi soal Prabowo-Gibran Dua Periode: “Ah, Itu Nanti Aja…”


 Titiek Soeharto Tanggapi Seruan Jokowi soal Prabowo-Gibran Dua Periode: “Ah, Itu Nanti Aja…” Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Ketua Komisi IV DPR RI sekaligus politisi Partai Gerindra, Titiek Soeharto, angkat bicara soal pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyuarakan dukungan agar pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, menjabat dua periode.

Menanggapi hal itu, Titiek menyebut isu tersebut masih terlalu dini untuk dibahas. Menurutnya, lebih baik saat ini publik memberi waktu bagi Prabowo untuk bekerja dan membuktikan kinerjanya, ketimbang sudah memikirkan masa jabatan selanjutnya.

“Ah, itu nanti aja. Selesai dulu, ini baru setahun,” kata Titiek kepada awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025).

READ  Ponpes Al-Khoziny Ambruk: 40 Korban Meninggal Ditemukan, 20 Masih Dalam Pencarian

Fokus pada Lima Tahun Pertama

Titiek menekankan pentingnya fokus pada pemerintahan lima tahun ke depan, agar masyarakat bisa melihat dan menilai apakah Prabowo-Gibran mampu menjalankan amanah rakyat, termasuk meningkatkan kesejahteraan bangsa.

“Selesaiin lima tahun dulu. Kita buktikan bahwa Pak Prabowo bisa menyejahterakan bangsa ini,” ucapnya.

Ia juga meyakini bahwa Prabowo sendiri belum memikirkan Pilpres 2029, karena masih berkonsentrasi pada penyusunan kabinet dan implementasi program prioritas.

“Bapak (Prabowo) juga belum memikirkan kali ya, lima tahun berikutnya,” tambah Titiek.

Konteks Dukungan Jokowi

READ  Pemerintah Setuju RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas 2025, Pakar Desak DPR Segera Bahas

Pernyataan Titiek merespons pidato Jokowi dalam pertemuan relawan beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyuarakan keinginannya agar Prabowo-Gibran menjabat dua periode, seraya mengajak relawan kembali aktif mendukung keduanya dalam lima tahun ke depan.

Pernyataan Jokowi ini kemudian menjadi perbincangan hangat di ruang publik dan media sosial, memunculkan berbagai tafsir politik, mulai dari spekulasi soal dukungan politik jangka panjang, hingga dugaan adanya upaya pengaruh terhadap arah koalisi dan partai politik.

Respons Elite Politik Beragam

Sejumlah elite politik merespons positif dukungan Jokowi, melihatnya sebagai bentuk rekonsiliasi politik dan konsistensi dalam mendukung pemerintahan. Namun di sisi lain, tak sedikit yang menilai dukungan dini terhadap masa jabatan dua periode justru bisa mengalihkan fokus dari pekerjaan utama pemerintahan yang belum berjalan genap satu tahun.

READ  Prabowo Ingin Setiap Kelas Punya Papan Interaktif Digital, Janji Kejar Uang Koruptor untuk Pembiayaan

Dalam hal ini, pernyataan Titiek Soeharto mencerminkan sikap realistis untuk lebih memprioritaskan program kerja pemerintahan yang baru saja terbentuk daripada membahas masa depan politik 2029.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News