Menu

Mode Gelap

News · 18 Jul 2026 00:16 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG


 Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago meminta Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kepemimpinan Nanik S. Deyang memprioritaskan pembenahan tata kelola serta penyelesaian berbagai persoalan yang ditinggalkan kepengurusan sebelumnya. Ia mengingatkan agar BGN tidak terburu-buru meluncurkan kebijakan baru yang berpotensi menimbulkan masalah baru.

Pernyataan tersebut disampaikan Irma dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI bersama BGN, Jumat (17/7/2026).

Menurut Irma, pengurus baru memang menghadapi tantangan dalam menjelaskan laporan keuangan tahun 2025. Namun, yang lebih penting adalah menyusun strategi untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang masih membayangi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya memahami pengurus baru tidak gampang untuk menjelaskan laporan keuangan tahun 2025. Tapi yang menjadi fokus saya adalah bagaimana strategi BGN baru, pengurus baru ini, menyelesaikan semua masalah yang ditinggalkan oleh pengurus lama,” ujar Irma.

READ  Kejari Sukabumi Tangkap Buronan Korupsi Kredit Bank Senilai Rp1,77 Miliar

Ia menilai evaluasi tata kelola tidak cukup dilakukan pada satu aspek saja. Pembenahan, katanya, harus dilakukan secara menyeluruh dan paralel, mencakup pengelolaan anggaran, administrasi, hingga sumber daya manusia (SDM).

“Evaluasi tata kelola seharusnya dilakukan dari sisi fiskal, administrasi, dan SDM. Itu harus dilakukan secara paralel. Enggak bisa tata kelola duluan yang diselesaikan, tapi solusi untuk semua masalah yang ada hari ini tidak juga diselesaikan,” tegasnya.

Irma juga meminta jajaran BGN memastikan proses evaluasi berjalan beriringan dengan penyusunan program kerja ke depan. Dengan demikian, berbagai persoalan yang dihadapi, termasuk keluhan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dapat segera memperoleh kepastian penyelesaian.

Selain itu, politikus Partai NasDem tersebut menyoroti wacana pembangunan dapur baru di sekolah-sekolah sebagai pendukung Program MBG. Menurutnya, usulan tersebut masih sebatas arahan Presiden untuk dikaji sehingga belum perlu direalisasikan sebelum persoalan yang ada berhasil diselesaikan.

READ  KPK Ungkap SK Pencabutan Empat Izin Tambang Nikel di Raja Ampat Belum Terbit

“Pak Presiden baru minta dikaji, tapi jangan deh, jangan bikin masalah baru,” katanya.

Irma turut mempertanyakan sejumlah rencana pengadaan yang dipaparkan BGN dalam rapat, seperti motor listrik, tablet, hingga sepatu. Ia meminta setiap pengadaan memiliki dasar kebutuhan dan tujuan yang jelas agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

“Pasti bingung, ini dipergunakan untuk apa, kenapa harus diambil keputusan seperti ini, contohnya motor listrik, kemudian tablet, kemudian sepatu dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan bahwa prioritas utama BGN saat ini adalah memperbaiki tata kelola anggaran, administrasi, dan SDM, sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang masih menghambat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

READ  Istana Minta Maaf Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis Terjadi di Sejumlah Daerah

Menurut Irma, Komisi IX DPR RI akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut karena memiliki fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan. Ia berharap tata kelola MBG ke depan semakin profesional sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“Kami mengawal penuh pengelolaan Makan Bergizi Gratis ini karena betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Tapi pengelolaannya harus diubah. Harus profesional dan tahu bagaimana menyelesaikan kasus-kasus, masalah-masalah birokrasi,” tuturnya.

Di akhir penyampaiannya, Irma berharap koordinasi antara BGN dan Komisi IX DPR RI semakin diperkuat. Ia meminta setiap kebijakan strategis, termasuk penerbitan Peraturan Presiden, dapat segera dikomunikasikan kepada DPR agar seluruh pemangku kepentingan memiliki informasi yang sama dan mampu memberikan penjelasan yang tepat kepada masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Ketum PPP Dorong Perempuan Dapat Porsi Lebih Besar di Organisasi dan Pemerintahan

17 Juli 2026 - 22:12 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri, Dana Nasabah Dijamin LPS

17 Juli 2026 - 17:38 WITA

KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 49 Penumpang Selamat, 24 Masih Hilang

17 Juli 2026 - 17:20 WITA

Trending di News