Menu

Mode Gelap

News · 7 Agu 2025 03:18 WITA

Nadiem Makarim Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Google Cloud


 Nadiem Makarim Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Google Cloud Perbesar

JAKARTA – SOALINDONESIA – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, hari ini (Kamis, 7 Agustus 2025), memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangannya kali ini untuk memberikan keterangan terkait penyelidikan pengadaan Google Cloud di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang diduga mengandung unsur korupsi.

Nadiem tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.17 WIB, mengenakan pakaian berwarna kuning dan didampingi oleh Hotman Paris Hutapea, kuasa hukumnya. Saat keluar dari mobil, Nadiem langsung berjalan menuju pintu utama gedung tanpa memberikan pernyataan apapun kepada media yang telah menunggu.

READ  Pemerintah Tegaskan Pembentukan Family Office di Bali Tak Gunakan Dana APBN

Langsung Masuk untuk Pemeriksaan

Setelah tiba, Nadiem langsung menuju lantai atas Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Menariknya, Hotman Paris yang sempat mendampingi Nadiem saat tiba, justru terlihat keluar dari gedung dan tidak memberikan komentar kepada awak media. “Pagi ini belum ada komentar,” ujarnya singkat saat ditanya soal pemeriksaan tersebut.

Kasus Pengadaan Google Cloud

Kasus ini berawal dari dugaan adanya penyimpangan dalam pengadaan layanan Google Cloud di Kemendikbudristek yang diduga mengarah pada praktik korupsi. Nadiem dipanggil oleh KPK untuk memberikan klarifikasi terkait peranannya dalam proses pengadaan tersebut. KPK sendiri telah memanggil sejumlah pihak yang terkait dengan proyek tersebut untuk mendalami kasus lebih lanjut.

READ  Eks Ketua PN Jaksel Muhammad Arif Nuryanta Didakwa Terima Suap Rp15,7 Miliar Terkait Kasus CPO

Nadiem Makarim, yang kini tidak lagi menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, akan menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari proses penyelidikan oleh KPK. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai arah penyelidikan atau kemungkinan tersangka dalam kasus ini.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional