Menu

Mode Gelap

News · 7 Sep 2025 01:12 WITA

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Soroti Isu PHK di Wisuda Tanri Abeng University, Dorong Reskilling Pekerja


 Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Soroti Isu PHK di Wisuda Tanri Abeng University, Dorong Reskilling Pekerja Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menyampaikan orasi ilmiah dalam wisuda Tanri Abeng University. Dalam pidatonya, Eddy menyoroti isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang belakangan ramai, termasuk di perusahaan rokok Gudang Garam.

Eddy menilai tren PHK bisa ditekan apabila pekerja dibekali dengan keterampilan baru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, digitalisasi, dan otomatisasi.

“Dalam beberapa kesempatan saya sampaikan bahwa tantangan terbesar pekerja Indonesia saat ini adalah digitalisasi dan otomatisasi. Dibutuhkan reskilling dan upskilling pekerja untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/9).

Dorong Intervensi Pemerintah

READ  Mahfud Md Ungkap Dugaan Markup Proyek Kereta Cepat Whoosh, KPK Mulai Lakukan Penyidikan

Eddy mendorong pemerintah, khususnya kementerian terkait, untuk melakukan intervensi melalui pelatihan ulang dan peningkatan keterampilan pekerja. Ia menekankan hal ini penting untuk mencegah meluasnya gelombang PHK di berbagai sektor industri.

“Untuk mencegah meluasnya PHK saya mendorong kementerian terkait untuk melakukan intervensi dengan pelatihan kembali dan peningkatan skill pekerja,” jelasnya.

Pelajaran dari Disrupsi Teknologi

Berpengalaman lebih dari 26 tahun di sektor perbankan dan keuangan internasional, Eddy berbagi pelajaran penting kepada para wisudawan. Menurutnya, setiap kali terjadi disrupsi digitalisasi dan otomatisasi, perusahaan yang berinvestasi pada manusia justru mampu bangkit lebih kuat.

“Saya meyakini reskilling yang terukur akan mampu menekan biaya sekaligus menaikkan produktivitas. Kuncinya adalah memastikan pekerja tidak tertinggal dari kemajuan teknologi melalui pelatihan ulang yang relevan dengan kebutuhan produksi saat ini,” ungkapnya.

READ  Presiden Prabowo di KTT APEC: Dunia Harus Bangkit di Atas Ketegangan dan Ketakutan

Kepemimpinan Berbasis Manusia di Era Digital

Dalam orasi bertema “Venturing Into Tech-Driven Future with Human-Centered Leadership”, Eddy menekankan pentingnya analitik data, kreativitas, inovasi, serta kemampuan adaptasi sebagai kompetensi inti yang wajib dikuasai pekerja di era digital.

“Ini bukan sekadar belajar teknologi baru. Lebih dari itu, ini adalah tentang naik kelas keterampilan sehingga pekerja mampu mengisi peran-peran baru yang muncul karena kemajuan teknologi informasi,” kata Eddy.

Sinergi Kampus, Industri, dan Pemerintah

Ke depan, Eddy mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan serikat pekerja untuk merumuskan peta jalan reskilling yang sesuai dengan kebutuhan industri. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara industri dan kampus agar kurikulum pendidikan lebih selaras dengan tuntutan dunia kerja.

READ  Presiden Prabowo Lantik Ferry Juliantono Jadi Menteri Koperasi Gantikan Budi Arie Setiadi

“Kemajuan teknologi informasi tak bisa dan tidak perlu dihentikan. Tugas pemerintah bersama dunia usaha dan institusi pendidikan adalah memastikan pekerja mendapatkan kesempatan meningkatkan keterampilan, dan di sisi lain perusahaan memperoleh talenta yang siap dengan otomatisasi dan teknologi yang sudah dipersiapkan universitas,” pungkas Eddy.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional