Menu

Mode Gelap

News · 7 Sep 2025 01:30 WITA

Tiga Jasad WNA Korban Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu Berhasil Teridentifikasi Tim DVI Polda Kalsel


 Tiga Jasad WNA Korban Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu Berhasil Teridentifikasi Tim DVI Polda Kalsel Perbesar

SOALINDONESIA–TANAHBUMBU Tiga jasad Warga Negara Asing (WNA) korban kecelakaan helikopter BK117 D3 yang jatuh di kawasan hutan Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, akhirnya berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Kalsel.

Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr Muhammad El Yandiko, mengatakan proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data post mortem korban dengan data antemortem.

“Kami mencocokkan data post mortem atau data korban saat ini dengan data antemortem atau data korban saat masih hidup,” ujar Yandiko dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Banjarmasin, dikutip dari Antara, Sabtu (6/9).

READ  Menkeu Purbaya dan Dirut Pertamina Sepakat Bangun Kilang Baru, Dorong Produksi Migas Nasional

Sejak jasad tiba di rumah sakit pada Jumat (5/9) dini hari, tim DVI menyelesaikan rekonsiliasi identifikasi terhadap tiga jasad WNA pada sore harinya sekitar pukul 17.00 WITA.

Identitas Tiga WNA Teridentifikasi

Yandiko merinci, ketiga korban yang berhasil diidentifikasi adalah:

Kantong jenazah nomor 003: inisial MW (68), laki-laki, warga negara Australia, teridentifikasi melalui catatan medis, gigi, dan properti.

Kantong jenazah nomor 007: inisial CPQ (57), laki-laki, warga negara Brasil, teridentifikasi melalui catatan medis dan gigi.

Kantong jenazah nomor 006: inisial SKP (56), laki-laki, warga negara India, teridentifikasi melalui catatan medis dan properti.

READ  Rudianto Lallo Rayakan HUT ke-80 RI Bersama Anak-anak Makassar, Bagi Perlengkapan Sekolah dan Tanamkan Semangat Nasionalisme

“Dari delapan jasad korban kecelakaan helikopter, baru tiga jasad WNA yang teridentifikasi. Sementara lima jasad lain yang merupakan WNI masih dalam proses identifikasi,” tambah Yandiko.

Korban Lain Masih Proses Identifikasi

Delapan korban kecelakaan helikopter tersebut terdiri dari pilot Kapten Haryanto (Batam, Kepulauan Riau), teknisi Hendra Darmawan (Luwu, Sulawesi Selatan), serta enam penumpang, yaitu:

Mark Werren (Australia)

Santha Kumar Prabhakaran (India)

Claudine Pereira Quito (Brasil)

Iboy Irfan Rosa (Kuantan Singingi, Riau)

Yudi Febrian Rahman (Pekanbaru, Riau)

Andys Rissa Pasulu (Balikpapan, Kalimantan Timur)

READ  Sri Mulyani: Membayar Pajak Sama Seperti Menunaikan Zakat dan Wakaf

Kronologi Penemuan Helikopter

Bangkai helikopter ditemukan tim SAR pada Rabu (3/9) pukul 14.45 WITA, di titik koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, sekitar 700 meter dari lokasi yang sebelumnya diinformasikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Seluruh korban berhasil dievakuasi pada Kamis (4/9) malam pukul 21.50 WITA, setelah tim SAR darat diterjunkan untuk memperkuat proses evakuasi.

Helikopter BK117 D3 tersebut dilaporkan hilang kontak pada Senin (1/9) pukul 08.54 WITA sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi hancur di kawasan hutan Tanah Bumbu.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Sinkhole di Limapuluh Kota Keluarkan Air Jernih Kebiruan, Ahli Ungkap Penyebabnya

10 Januari 2026 - 11:59 WITA

BREAKING NEWS: KPK OTT Pegawai Pajak Kantor Pajak Jakarta Utara

10 Januari 2026 - 11:31 WITA

Kematian Arya Daru Dihentikan Polisi, Keluarga Pertanyakan Transparansi Penyelidikan

10 Januari 2026 - 11:19 WITA

Kejati Sulsel Tangkap Jaksa Gadungan dan Oknum PPPK BPBPK dalam OTT

10 Januari 2026 - 11:10 WITA

Mantan Kajari Bekasi Eddy Sumarman Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara

9 Januari 2026 - 23:41 WITA

KPK Dalami Aliran Uang dari Ade Kuswara Kunang ke Wakil Ketua DPRD Bekasi

9 Januari 2026 - 22:54 WITA

Trending di News