Menu

Mode Gelap

News · 7 Sep 2025 21:53 WITA

Bursa Ketua DPD PDIP Jateng Memanas: FX Rudy dan Andika Perkasa Jadi Kandidat Kuat


 Bursa Ketua DPD PDIP Jateng Memanas: FX Rudy dan Andika Perkasa Jadi Kandidat Kuat Perbesar

SOALINDONESIA–SEMARANG Bursa calon Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah mulai menghangat setelah dicopotnya Bambang “Pacul” Wuryanto oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Dua nama mencuat sebagai kandidat terkuat pengganti Pacul, yakni FX Hadi Rudyatmo (Rudy) dan Jenderal Purn Andika Perkasa.

Rudy, mantan Wali Kota Solo yang kini menjabat Plt Ketua DPD PDIP Jateng, dikenal sebagai kader loyal banteng moncong putih. Ia telah memimpin DPC PDIP Solo selama lebih dari lima periode dan memiliki kedekatan khusus dengan Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu, Andika Perkasa, mantan Panglima TNI dan calon Gubernur Jateng pada Pilkada 2024, dinilai punya modal kepemimpinan mumpuni meski terbilang baru di internal PDIP.

READ  Puluhan Pelajar di Lampung Timur Diduga Keracunan Makanan Program MBG, Roti Sosis Diduga Penyebabnya

Selain dua nama besar itu, kader senior PDIP Solo, YF Sukasno, juga masuk bursa calon. Ia pernah dua periode menjabat Ketua DPRD Solo (2004–2014) dan masih aktif di kepengurusan partai.

Nama Muncul dari PAC dan DPC

Plt Ketua DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, membenarkan kabar hangatnya bursa calon Ketua DPD Jateng. Menurutnya, sejumlah nama bermunculan dari PAC maupun DPC untuk diusulkan ke DPP.

“Yang berkembang di Kota Solo salah satunya adalah Pak FX Hadi Rudyatmo. Lalu ada Pak Kasno, Pak Andika, Pak Harsono, ada Bu Roro,” ujar Teguh, Minggu (7/9/2025).

READ  Kapolri Minta Kericuhan Demo di Pati Diusut Tuntas, Sesalkan Pembakaran Ban dan Lempar Batu ke Polisi

Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan DPP. “Toh nanti yang memutuskan juga DPP,” tegasnya.

Mekanisme Baru: Ada Psikotes

Teguh menjelaskan, mekanisme pemilihan ketua DPD kini mengikuti aturan baru berdasarkan PP Nomor 01 Tahun 2025. Sistem yang sebelumnya bottom-up kini berubah dengan DPP sebagai pemutus utama.

“Nanti DPP akan menentukan tiga nama. Ketua umum menentukan ketua, sementara dua lainnya bisa sekretaris, bendahara, atau wakil ketua,” jelasnya.

Ia menambahkan, usulan nama dari PAC dan DPC harus masuk paling lambat Senin (8/9/2025). Setelah itu, pada pekan ketiga September akan dilaksanakan psikotes bagi ribuan kader di seluruh Indonesia.

READ  WAMI: Musisi Bebaskan Royalti Tak Hentikan Kewajiban Pemungutan

“Psikotes itu tiap angkatan 1.000 orang. Dari hasil itu, baru DPP akan memutuskan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News