Menu

Mode Gelap

News · 20 Sep 2025 19:24 WITA

Dirut Pertamina: BBM untuk SPBU Swasta Siap Disalurkan Pekan Depan, Impor Sedang Disiapkan


 Dirut Pertamina: BBM untuk SPBU Swasta Siap Disalurkan Pekan Depan, Impor Sedang Disiapkan Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyatakan pihaknya tengah menunggu laporan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dari badan usaha swasta sebelum memutuskan jumlah impor yang diperlukan. Meski begitu, Pertamina sudah bersiap mencari sumber BBM impor agar pasokan ke SPBU swasta bisa kembali normal.

“Dari mana saja (sumber impor). Pokoknya kita usahakan dalam satu minggu ke depan ini sudah terpenuhi dan SPBU swasta sudah bisa berjalan dengan normal,” ujar Simon di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Menurut Simon, volume impor masih akan dihitung berdasarkan laporan kebutuhan dari masing-masing badan usaha swasta. Ia memperkirakan jumlahnya tidak besar karena hanya ditujukan untuk pemenuhan stok hingga akhir 2025.

READ  Ketum PPP Mardiono Apresiasi Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren: “Tonggak Penting Perkuat SDM dan Kemandirian Umat”

“Volumennya juga masih menunggu laporan. Karena hanya untuk memenuhi sampai akhir tahun 2025. Tapi kita target secepatnya, dalam satu minggu harus berjalan,” tegasnya.

Standar BBM Dijaga Ketat

Simon memastikan, BBM yang disalurkan ke SPBU swasta memiliki kualitas sesuai standar Ditjen Migas. “Standarnya sesuai spesifikasi Ditjen Migas. Nanti akan diramu sesuai resep dari masing-masing, termasuk penambahan aditif,” ujarnya.

Pertamina Tegaskan Tak Cari Untung

Sebelumnya, Simon menegaskan Pertamina tidak mencari keuntungan dari kerja sama penyediaan BBM bagi SPBU swasta. Seluruh skema bisnis dilakukan secara terbuka dan berbasis perhitungan biaya riil.

READ  Resmi, Tarif Listrik PLN Agustus 2025 Tetap Sama untuk Semua Golongan

“Pertamina tidak memanfaatkan situasi ini dan tidak mencari keuntungan di sini. Skema business to business dilakukan terbuka. Yang penting jangan sampai membebankan konsumen, harga BBM di SPBU swasta diharapkan tetap sama,” katanya.

Pegang Mandat Ketahanan Energi

Lebih lanjut, Simon menekankan bahwa mandat utama Pertamina adalah menjaga ketahanan energi nasional, termasuk dengan meningkatkan produksi minyak bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

“Kesempatan kolaborasi ini bukan untuk keuntungan sepihak, melainkan agar badan usaha swasta tetap bisa beroperasi secara berkelanjutan dan konsumen tidak terdampak,” pungkasnya.

READ  Bahlil Pastikan Kuota Impor BBM Swasta untuk 2026, Pemerintah Buka Peluang Penambahan
Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News