Menu

Mode Gelap

News · 13 Okt 2025 23:55 WITA

BGN Siapkan Rapid Test untuk Program Makanan Bergizi Gratis, Sesuai Arahan Presiden Prabowo


 BGN Siapkan Rapid Test untuk Program Makanan Bergizi Gratis, Sesuai Arahan Presiden Prabowo Perbesar

SOALINDONESIA–BOGOR Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengumumkan bahwa pihaknya akan segera melaksanakan rapid test terhadap pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan usai kegiatan konsolidasi regional BGN yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, pada Senin (13/10).

“Rapid test akan segera kami laksanakan. Kami sudah edarkan nomor-nomor vendor yang bisa menjual rapid test,” ujar Dadan dalam keterangannya kepada media.

Menurut Dadan, langkah ini merupakan bagian dari upaya BGN untuk memastikan kualitas pelaksanaan program MBG di lapangan, sekaligus menjamin keamanan serta kelayakan makanan yang disalurkan kepada masyarakat, terutama anak-anak sekolah.

READ  Perpres Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Rampung, Atur Jam Masak hingga Sanksi bagi Dapur Pelanggar SOP

Ia menjelaskan bahwa uji coba rapid test telah dilakukan di 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai tahap awal evaluasi.

“Minggu ini ada pengadaan yang dilakukan oleh Badan Gizi secara serempak. Kami akan memesan kepada vendor,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dadan menuturkan bahwa BGN telah menyiapkan 10 hingga 15 vendor yang siap menyediakan kebutuhan rapid test di seluruh SPPG di Indonesia. “Masing-masing SPPG akan diberikan rapid test tersebut,” sambungnya.

Dadan juga mengungkapkan bahwa kebijakan pelaksanaan rapid test ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, sebagai bentuk pengawasan menyeluruh terhadap efektivitas program unggulan di bidang pangan dan gizi nasional tersebut.

READ  Kejagung Sentil 12 Tokoh Antikorupsi Pengaju Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim: “Korupsi adalah Kejahatan Luar Biasa”

Selain rapid test, BGN juga menyiapkan langkah pendampingan lapangan dengan melibatkan tenaga profesional. Sebanyak 5.000 juru masak dari International Chef Association akan diterjunkan untuk mendampingi SPPG di berbagai daerah.

“Para juru masak profesional ini akan mendampingi selama lima hari penuh, menyiapkan hasil masakan, dan mengirimkannya untuk dikontrol oleh ahli masak profesional dan terlatih,” pungkas Dadan.

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, terutama pelajar dan masyarakat berpenghasilan rendah, guna mendukung percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

READ  Menkes Budi: Data Kasus Keracunan Program MBG Akan Dibuka untuk Publik Lewat BGN
Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News