Menu

Mode Gelap

News · 24 Okt 2025 03:58 WITA

BGN Buka Peluang Terapkan Konsep “School Kitchen” untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis


 BGN Buka Peluang Terapkan Konsep “School Kitchen” untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan terbuka terhadap gagasan penerapan konsep school kitchen atau dapur sekolah yang diusulkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, sebagai bagian dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa ide tersebut sejalan dengan semangat peningkatan kualitas gizi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia. Menurutnya, konsep school kitchen dapat diintegrasikan dalam sistem penyediaan MBG, terutama di daerah yang memiliki kapasitas memadai.

“School kitchen? Enggak apa-apa, nanti kita matching [sesuaikan]. Nanti di daerah tertinggal itu kita sesuaikan, asal sekolahnya mampu, enggak ada masalah, bagus. Kalau memang ada,” ujar Nanik dalam acara Talkshow “Upaya Meningkatkan Kualitas Gizi Bangsa melalui MBG” yang disiarkan melalui akun YouTube resmi BGN, Kamis (23/10/2025).

READ  PDIP Buka Data Resmi Sumber Anggaran MBG 2026, Sebut Berasal dari Pos Pendidikan

Namun demikian, Nanik mengakui bahwa penerapan konsep dapur sekolah masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Ia mencontohkan beberapa upaya uji coba sebelumnya di Bogor dan Lampung yang belum berhasil dijalankan secara optimal.

“Masalahnya sampai saat ini, ada yang pernah dicoba di Bogor, kantin nih, ada beberapa yang mengelola, ternyata gara-gara pemiliknya berantem, malah makanannya juga keracunan. Di Lampung juga sudah pernah dicoba,” ungkapnya.

Meski menghadapi tantangan, Nanik menegaskan bahwa BGN tetap akan mengaji ulang dan mempelajari skema tersebut. Saat ini, sistem dapur MBG terbagi menjadi dua model utama:

READ  Belum Ada Dapur Makan Bergizi Gratis di Jakarta yang Kantongi Sertifikat Higienis dan Sanitasi

1. Dapur mitra mandiri, yang dibangun dan dikelola langsung oleh mitra penyedia makanan; dan

2. Dapur pemerintah daerah atau desa, yang didanai dari dana publik dan disewa oleh BGN selama empat tahun di muka.

“Kalau misalnya ada usulan boleh enggak bu itu school kitchen, boleh saja, kalau memang sekolahnya mampu, why not, enggak masalah, kita mix nanti,” tutur Nanik.

Lebih lanjut, Nanik menambahkan bahwa koordinasi teknis antara BGN dan Kemendikdasmen akan dilakukan secara intensif, mengingat Abdul Mu’ti juga merupakan bagian dari Tim Koordinasi dan Satgas MBG.

READ  Bulog Dapat Alokasi Rp 5 Triliun untuk Bangun 100 Gudang Baru, Fokus Penampungan Padi & Jagung

“Pak Menteri ini masuk dalam bagian dari tim koordinasi kita, di satgasnya, jadi pasti ada pembicaraan, dan BGN terbuka,” pungkasnya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan salah satu prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak sekolah, menekan angka stunting, serta memperkuat kemandirian pangan di tingkat lokal.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News