SOALINDONESIA–JAKARTA Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menetapkan sejumlah cabang olahraga (cabor) unggulan yang akan menjadi fokus pembinaan nasional menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Sejumlah cabor yang masuk daftar unggulan di antaranya atletik, senam, renang, bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.
Penetapan ini merupakan bagian dari proyek besar pembinaan jangka menengah dan panjang, dengan sasaran prestasi pada Asian Games 2026 dan SEA Games 2027 sebelum menuju Olimpiade.
Kemenpora Siapkan Mekanisme Promosi-Degradasi Antarcabor
Sebagai upaya memperkuat tata kelola olahraga yang akuntabel, Kemenpora juga menyiapkan mekanisme promosi–degradasi antarcabor. Mekanisme ini dirancang untuk memacu setiap cabang olahraga bersaing secara sehat demi mempertahankan status unggulan.
“Berdasarkan kajian mendalam meliputi analisis potensi kontribusi medali, rekam jejak prestasi internasional, kesiapan ekosistem pembinaan nasional, serta prospek jangka panjang yang diyakini mampu memperkuat posisi Indonesia dalam kompetisi olahraga dunia,” kata Menpora Erick Thohir, Senin (24/11).
Program Strategis Pemerintah: Pusat Latihan Atlet Modern Berstandar Dunia
Erick Thohir memastikan bahwa pemerintah akan segera merealisasikan program strategis Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadikan olahraga Indonesia lebih berdaya saing di tingkat dunia.
Salah satu program utama tersebut adalah pembangunan kompleks fasilitas latihan atlet modern, berbasis sport science, terintegrasi, dan dipersiapkan sebagai pusat pembinaan jangka panjang nasional.
“Pak Presiden ingin Indonesia memiliki kawasan pusat pelatihan olahraga terbesar dan terbaik se-Asia Tenggara,” ujar Erick.
Menurutnya, kelengkapan sarana-prasarana dan terbentuknya ekosistem pembinaan atlet jangka panjang yang terintegrasi adalah fondasi utama untuk menghasilkan atlet berprestasi dunia.
Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo dalam Bidang Olahraga
Erick menyampaikan bahwa langkah Kemenpora selaras dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo, yaitu meningkatkan prestasi olahraga dan membangun kebanggaan nasional melalui pembinaan atlet yang terstruktur.
“Saya dan semua masyarakat Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan perhatian khusus kepada bidang olahraga melalui pembangunan kompleks fasilitas latihan atlet. Ini menunjukkan komitmen besar beliau untuk menjadikan Indonesia digdaya di pentas olahraga internasional,” kata Erick.
Ia menambahkan bahwa pusat pelatihan tersebut ditargetkan menjadi yang terbaik di Asia Tenggara dan menjadi rumah baru bagi atlet-atlet Indonesia untuk berkembang secara optimal.
Pembinaan Berjenjang dan Kolaborasi Lintas Kementerian
Perhatian besar Presiden, kata Erick, memberikan motivasi tambahan bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga, mulai dari pelatih, federasi, hingga atlet yang menjadi duta bangsa di berbagai ajang internasional.
“Perhatian dan komitmen Presiden semakin memotivasi seluruh stakeholder di dalam ekosistem olahraga prestasi untuk memberikan yang terbaik demi Merah Putih,” ujarnya.
Untuk mewujudkan cita-cita besar ini, Kemenpora akan berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga guna memastikan pembinaan atlet dilakukan secara berjenjang, terstruktur, dan konsisten.
“Yang terpenting kita harus bersatu merencanakan dan mewujudkan ini, sehingga pembinaan jangka panjang bisa dilakukan secara konsisten dan berujung prestasi. Ini mimpi besar kita semua,” tegas Erick.
17 Cabor Unggulan Jadi Fokus Pembinaan
Selain tujuh cabor yang diumumkan, Menpora juga menyampaikan bahwa Kemenpora telah menetapkan 17 cabang olahraga unggulan lainnya sebagai fokus pembinaan jangka menengah dan jangka panjang. Cabor-cabor ini dipilih berdasarkan potensi kontribusi medali dan kekuatan Indonesia dalam kompetisi internasional.
Daftar lengkap 17 cabor tersebut akan menjadi acuan program pembinaan nasional menuju Olimpiade dan kompetisi global lainnya.











