Menu

Mode Gelap

Kriminal · 30 Nov 2025 22:00 WITA

Sejumlah Minimarket di Sibolga Dijarah, Polisi Tangkap 16 Pelaku


 Sejumlah Minimarket di Sibolga Dijarah, Polisi Tangkap 16 Pelaku Perbesar

SOALINDONESIA–SIBOLGA Sejumlah minimarket di Kota Sibolga dijarah oleh warga yang diduga merupakan korban longsor dan banjir yang hingga kini belum menerima bantuan. Aksi penjarahan tersebut terjadi pada Sabtu (29/11) pagi dan menyasar beberapa gerai ritel modern di sejumlah titik.

Kasat Reskrim Polres Sibolga, AKP Rustam E Silaban, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan 16 orang yang terlibat dalam aksi tersebut. “Satreskrim Polres Sibolga telah mengamankan 16 orang pelaku yang terlibat dalam aksi penjarahan di beberapa minimarket,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Para pelaku yang diamankan terdiri dari MHH (20), SS (24), AZ (27), ZR (24), OFH (18), ART (19), DH (20), ISS (18), A (18), MS (18), BA (18), ER (21), DAM (18), ABS (18), D (18), serta BNH (17). Mereka ditangkap saat tengah berusaha mengambil barang dari minimarket yang menjadi sasaran.

READ  Wapres Gibran: “Saya Sering Lihat Wara-wiri di Media Tentang Tolikara, Saya Penasaran Ingin ke Sana”

Rustam menjelaskan, para pelaku mengambil berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari minuman kemasan, sosis, gula, sabun, hingga aneka makanan ringan. “Para pelaku diamankan di lokasi berbeda dengan barang bukti berupa makanan ringan, minuman, dan sejumlah barang kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Aksi penjarahan itu terjadi di tujuh minimarket yang tersebar di berbagai lokasi, antara lain tiga gerai Indomaret di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Suprapto, dan Jalan Sibolga-Barus. Selain itu, satu Alfamidi di Jalan Sisingamangaraja dan tiga Alfamart di Jalan Imam Bonjol, Jalan Suprapto, serta Jalan Merpati juga menjadi sasaran.

READ  Fadli Zon: Sastra Pilar Utama Pembangunan Peradaban Bangsa

Untuk mencegah kejadian serupa, aparat gabungan TNI dan Polri kini melakukan penjagaan ketat di sejumlah minimarket dan pusat perbelanjaan. “Situasi di Kota Sibolga saat ini berada dalam pengawasan ketat aparat gabungan TNI/Polri. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban demi keamanan bersama,” pungkas Rustam.

Peristiwa ini terjadi di tengah situasi masyarakat terdampak bencana yang masih menanti bantuan. Pemerintah daerah diharapkan segera mempercepat distribusi bantuan guna mencegah potensi kerawanan sosial di wilayah tersebut.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG

18 Juli 2026 - 00:16 WITA

Ketum PPP Dorong Perempuan Dapat Porsi Lebih Besar di Organisasi dan Pemerintahan

17 Juli 2026 - 22:12 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri, Dana Nasabah Dijamin LPS

17 Juli 2026 - 17:38 WITA

Trending di News