Menu

Mode Gelap

News · 13 Apr 2026 14:13 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”


 Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali” Perbesar

Soalindonesia–SOLO Joko Widodo angkat bicara terkait kabar yang menyebut dirinya berencana mencaplok atau mengambil alih Partai NasDem. Ia dengan tegas membantah isu tersebut dan menyebutnya sebagai tuduhan yang tidak berdasar.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Senin (13/4/2026). Ia menilai kabar yang beredar di publik tersebut tidak masuk akal dan tidak memiliki dasar yang jelas.

“Isu dari mana itu? Jangan menuduh-nuduh isu-isu yang tidak benar seperti itu. Tidak ada sama sekali, dalam pikiran tidak ada sama sekali,” tegas Jokowi.

READ  Prabowo dan Presiden Peru Gelar Pertemuan Bilateral, Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategis

Bantah Keterlibatan Gibran

Selain dirinya, isu yang beredar juga menyeret nama Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Gibran disebut-sebut ikut dalam rencana pengambilalihan Partai NasDem.

Namun, Jokowi kembali menepis kabar tersebut dan menegaskan bahwa tudingan itu tidak benar.

“Tidak ada sama sekali (Wapres Gibran ambil alih NasDem). Isu yang sangat menuduh,” ujarnya.

Saat ini, Partai NasDem masih dipimpin oleh Ketua Umum Surya Paloh yang telah lama menjadi tokoh sentral dalam partai tersebut.

Tanggapi Isu Pembelian NasDem Tower

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menanggapi isu lain yang menyebut dirinya akan membeli NasDem Tower, markas besar Partai NasDem di Jakarta. Ia menilai isu tersebut tidak rasional jika dikaitkan dengan dirinya.

READ  Ledakan Hebat di Tangsel, Lima Rumah Hancur dan Empat Warga Terluka

“Beli itu berapa triliun? Duitnya dari mana? Itu kan tower yang sangat tinggi sekali. Kelas saya UMKM,” kata Jokowi dengan nada santai.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rencana maupun kemampuan finansial untuk membeli gedung sebesar NasDem Tower.

Minta Publik Tidak Mudah Terpengaruh Isu

Jokowi pun mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terlebih yang berpotensi menimbulkan spekulasi politik.

Menurutnya, tuduhan tanpa dasar hanya akan memperkeruh suasana dan mengaburkan fokus pada hal-hal yang lebih penting bagi kepentingan publik.

READ  Driver Ojol Tewas Terlindas Rantis, Tujuh Anggota Brimob Diamankan Propam Polri

Dengan bantahan tegas tersebut, Jokowi berharap polemik terkait isu pengambilalihan Partai NasDem maupun pembelian NasDem Tower dapat segera mereda.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

KPK Soroti Tata Kelola Partai Politik, Ungkap 4 Masalah Utama dan 16 Rekomendasi

18 April 2026 - 21:57 WITA

Megawati Usulkan KAA Jilid II, Soroti Neo-Kolonialisme di Tengah Krisis Geopolitik

18 April 2026 - 21:47 WITA

Jusuf Kalla Tegaskan Perannya dalam Karier Politik Jokowi, Bantah Terlibat Isu Ijazah

18 April 2026 - 21:40 WITA

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Trending di News