Menu

Mode Gelap

News · 3 Mei 2026 17:28 WITA

Hasto Tegaskan Kedaulatan Rakyat Harus Jadi Dasar Pembahasan RUU Pemilu


 Hasto Tegaskan Kedaulatan Rakyat Harus Jadi Dasar Pembahasan RUU Pemilu Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa kedaulatan dalam sistem demokrasi Indonesia harus tetap berada di tangan rakyat, terutama dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu.

Pernyataan tersebut disampaikan Hasto usai menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di GOR Otista, Minggu (3/5/2026).

Menurut Hasto, semangat reformasi telah menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam menentukan arah politik bangsa, termasuk dalam proses pemilihan umum yang harus berlangsung secara langsung, umum, bebas, dan rahasia.

“Di dalam era reformasi, kedaulatan berada di tangan rakyat. Ini jangan diambil alih, baik melalui lembaga penyelenggara pemilu yang tidak independen maupun melalui penyalahgunaan hukum,” ujarnya.

READ  Aktivis Ferry Irwandi Tanggapi Singkat Soal Dugaan Tindak Pidana yang Disampaikan Mabes TNI

Wanti-wanti Intervensi Kekuasaan

Hasto mengingatkan agar tidak ada intervensi kekuasaan yang dapat menekan kebebasan rakyat dalam menyalurkan hak pilih. Ia menilai praktik tersebut berpotensi membawa kemunduran demokrasi.

Ia bahkan menyinggung kemungkinan kembalinya pola lama seperti pada masa Orde Baru jika pemilu hanya dijadikan formalitas tanpa kebebasan yang sesungguhnya.

“Jangan sampai pemilu hanya menjadi aksesoris demokrasi, di mana semuanya sudah diatur akibat intervensi kekuasaan,” tegasnya.

Soroti Integritas Pemilu

Lebih lanjut, Hasto juga menyinggung pelaksanaan Pemilu 2024 yang menurutnya harus tetap dijaga integritasnya dari berbagai bentuk tekanan kekuasaan.

READ  Gus Irfan: Antrean Haji Kini Merata 26 Tahun di Seluruh Indonesia, Tak Ada Lagi Diskriminasi Kuota

Ia menekankan pentingnya sistem pemilu yang benar-benar memberikan ruang bagi rakyat untuk menjadi penentu utama dalam demokrasi.

Selain itu, pembahasan RUU Pemilu diharapkan dapat mengedepankan prinsip demokrasi yang sehat, transparan, dan partisipatif.

Hasto juga mengingatkan seluruh partai politik untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja guna meraih kepercayaan publik.

“Biarkan rakyat yang menentukan. Itu hukum dalam demokrasi yang sehat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG

18 Juli 2026 - 00:16 WITA

Ketum PPP Dorong Perempuan Dapat Porsi Lebih Besar di Organisasi dan Pemerintahan

17 Juli 2026 - 22:12 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri, Dana Nasabah Dijamin LPS

17 Juli 2026 - 17:38 WITA

Trending di News