Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Mei 2026 11:17 WITA

Pemkab Tolikara Perkuat Komitmen Pendidikan Anak Usia Dini, Elisabet Yulanda Flassy Wandik Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD


 Pemkab Tolikara Perkuat Komitmen Pendidikan Anak Usia Dini, Elisabet Yulanda Flassy Wandik Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD Perbesar

SOAlINDONESIA—WAMENA—Komitmen Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam membangun generasi masa depan Papua sejak usia dini terus diperkuat melalui penguatan pelayanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Hal tersebut ditandai dengan dikukuhkannya Ny. Elisabet Yulanda Flassy Wandik, S.E., M.M sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tolikara Masa Bakti 2025–2030 dalam acara Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten se-Provinsi Papua Pegunungan yang berlangsung di Grand Baliem Hotel, Senin (11/5).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan Ny. Anggieta Bestari Tabo dan disaksikan oleh John Tabo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan OPD, pengurus Pokja Bunda PAUD, tokoh perempuan, serta tamu undangan lainnya.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas dan merata hingga ke wilayah terpencil di Kabupaten Tolikara.

Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Yulanda Flassy Wandik diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Papua.

READ  Pemerintah Jaga Defisit APBN 3 Persen, Presiden Prabowo Targetkan Rasio Utang 40 Persen

Usai dikukuhkan, Ny. Elisabet menyampaikan rasa syukur atas amanah yang dipercayakan kepadanya. Ia menuturkan bahwa berbagai program pelayanan anak usia dini sebenarnya telah berjalan sebelum pengukuhan resmi dilakukan.

“Puji Tuhan hari ini kami resmi dikukuhkan. Tetapi sebelum pengukuhan ini, kami sudah melaksanakan berbagai program kerja Bunda PAUD di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama PKK dan Bunda PAUD selama ini konsisten menjalankan program pelayanan bagi anak usia dini, termasuk program 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang telah berlangsung kurang lebih 13 tahun.

Program tersebut fokus pada pemenuhan asupan gizi anak sejak usia enam bulan hingga dua tahun sebagai persiapan memasuki pendidikan PAUD dan taman kanak-kanak.

READ  Presiden Prabowo Panggil Jajaran Menteri ke Istana, Bahas Evaluasi Kinerja dan Strategi Pengentasan Kemiskinan Nasional

Selain itu, program sarapan sehat bagi anak sekolah juga terus dilaksanakan dan dinilai membawa dampak positif terhadap tumbuh kembang anak-anak di Tolikara.

“Kami melihat sendiri banyak perubahan di lapangan. Anak-anak mulai mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga pertumbuhan dan kesiapan mereka memasuki pendidikan juga semakin baik,” katanya.

Ny. Elisabet juga mengungkapkan bahwa pihaknya bersama para guru dan kader PAUD telah menjangkau sejumlah wilayah terpencil, termasuk daerah perbatasan dan distrik-distrik seperti Wari dan Dou.

Menurutnya, PAUD memiliki peran sangat penting sebagai dasar pembentukan karakter dan pola pikir anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

“PAUD dan TK ini sangat penting karena menjadi dasar pembentukan karakter anak-anak. Ketika mereka masuk SD, mereka sudah memiliki pola pikir dan arah yang baik,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh guru dan kader PAUD dapat terus melayani dengan penuh ketulusan demi masa depan anak-anak Papua.

READ  Menteri Hukum Supratman Dorong Transparansi Pengumpulan Royalti Musik oleh LMKN

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami dibantu oleh guru-guru dan kader semua. Harapan saya, ke depan kita tetap eksis dan terus bekerja demi masa depan anak-anak Papua,” tambahnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan Ny. Anggieta Bestari Tabo dalam sambutannya mengajak seluruh Bunda PAUD dan pengurus Pokja yang telah dikukuhkan untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.

“Jadilah penggerak dan motivator dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya PAUD sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menghadirkan layanan PAUD yang merata dan berkualitas hingga menjangkau pelosok Papua Pegunungan.

“Dengan kerja bersama dan pertolongan Tuhan, saya percaya kita mampu melahirkan generasi emas Papua yang membawa damai, kemajuan, dan harapan bagi masa depan bangsa,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Airlangga: Kerja Sama Indonesia–Belarus Berpotensi Dongkrak Perdagangan hingga 500 Juta Dolar AS

1 Juli 2026 - 02:07 WITA

Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik PLN Juli–September 2026 Tetap, Bahlil: Demi Jaga Daya Beli Masyarakat

1 Juli 2026 - 01:57 WITA

Luhut: Transformasi Digital Pemerintah Berpotensi Hemat Anggaran Negara Lebih dari Rp1.500 Triliun

1 Juli 2026 - 00:54 WITA

Kementan Dorong Produksi Benih Jagung Pangan, Target Kurangi Ketergantungan Impor

1 Juli 2026 - 00:37 WITA

Kemenag dan KPK Perpanjang Kerja Sama Whistleblowing System, Perkuat Pencegahan Korupsi

1 Juli 2026 - 00:25 WITA

Jemaah Haji Aceh Terdampak Banjir Terima Bantuan dari Pemerintah dan Zayed Foundation

30 Juni 2026 - 03:52 WITA

Trending di Nasional