Menu

Mode Gelap

Kriminal · 11 Jul 2026 01:46 WITA

Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi Besar


 Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi Besar Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA – Polda Metro Jaya meningkatkan pengamanan di lingkungan markasnya menjelang konferensi pers terkait perkembangan penanganan sejumlah kasus dugaan korupsi besar yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (10/7/2026) sore.

Berdasarkan pantauan di lokasi, personel Brigade Mobil (Brimob) disiagakan di sejumlah titik strategis di sekitar Markas Polda Metro Jaya. Pengamanan paling ketat terlihat di kawasan Gedung Promoter, yang menjadi lokasi pelaksanaan konferensi pers.

Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap tampak berjaga di sekitar gedung untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya agenda tersebut.

READ  Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam dalam Kasus Kematian Bocah Alvaro Kiano Nugroho

Selain peningkatan jumlah personel, terlihat pula beberapa kontainer dibawa keluar dari area Gedung Promoter sebagai bagian dari persiapan menjelang penyampaian perkembangan hasil penyidikan kepada publik.

Konferensi pers tersebut berkaitan dengan penyidikan yang dilakukan melalui joint investigation antara Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Tim gabungan saat ini tengah menangani tiga perkara dugaan korupsi besar yang ditaksir menimbulkan kerugian negara hingga triliunan rupiah.

Dalam rangkaian penyidikan, penyidik telah melakukan penggeledahan di belasan lokasi dan mengamankan berbagai barang bukti bernilai fantastis, di antaranya puluhan kilogram emas serta uang tunai dalam mata uang rupiah dan valuta asing dengan nilai mencapai sekitar Rp476 miliar.

READ  KPK Sita Uang Tunai Lebih dari Rp400 Juta Saat Geledah Rumah Dinas Bupati Indragiri Hulu

Adapun tiga perkara yang tengah ditangani meliputi dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan suap yang berkaitan dengan perkara PT ASABRI dan Jiwasraya, dugaan korupsi pasokan batu bara yang diduga memicu pemadaman listrik (blackout) massal di sejumlah wilayah Indonesia, serta dugaan korupsi yang berkaitan dengan PT Krakatau Steel.

Polda Metro Jaya bersama Kortastipidkor Polri menegaskan proses penyidikan masih terus berlangsung. Perkembangan mengenai hasil penyelidikan, barang bukti, maupun kemungkinan penetapan tersangka akan disampaikan secara resmi dalam konferensi pers setelah seluruh tahapan penyidikan memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

READ  Mediasi Kasus Dugaan Pengancaman Erika Carlina dan DJ Panda Belum Capai Titik Damai
Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

KPK Jelaskan Rumah Jampidsus di Sentul yang Tidak Tercantum dalam LHKPN, Diduga Atas Nama Nominee

11 Juli 2026 - 03:02 WITA

Polda Metro Jaya Dalami Status Kepemilikan Rumah di Sentul yang Digeledah dalam Kasus Dugaan Korupsi

11 Juli 2026 - 02:04 WITA

KPK Kembali Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas usai Dinyatakan Pulih

11 Juli 2026 - 01:58 WITA

Ketua DPC PDIP Sukoharjo Buka Suara Usai OTT KPK terhadap Bupati Etik Suryani

11 Juli 2026 - 01:36 WITA

Kejagung Dalami Keterlibatan 47 Nama dalam Kasus Korupsi Program MBG di BGN

11 Juli 2026 - 01:30 WITA

Polda Metro Jaya: Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara Segera Diumumkan

11 Juli 2026 - 01:24 WITA

Trending di News