Menu

Mode Gelap

Kriminal · 17 Jul 2026 14:54 WITA

Satgas TNI Habema Temukan 5.000 Batang Ganja di Yahukimo, Penyelidikan Terus Dikembangkan


 Satgas TNI Habema Temukan 5.000 Batang Ganja di Yahukimo, Penyelidikan Terus Dikembangkan Perbesar

Soalindonesia–YAHUKIMO – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi di bawah Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengungkap ladang ganja berisi sekitar 5.000 batang tanaman di dua lokasi berbeda di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Temuan tersebut merupakan hasil patroli keamanan dan penyelidikan yang dilakukan personel Satgas pada Senin (13/7/2026), berdasarkan informasi yang diperoleh dari lapangan. Penyisiran dilakukan di wilayah pegunungan yang diduga menjadi lokasi penanaman ganja.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa tanaman ganja ditemukan di dua kampung dengan jumlah yang cukup besar.

READ  Ammar Zoni Jalani Sidang Lanjutan, Bantah Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan

“Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi,” ujar Wirya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2026).

Seluruh tanaman ganja yang ditemukan langsung didata, didokumentasikan, dan diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Wirya, aparat masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang ganja tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan yang terlibat dalam aktivitas penanaman maupun peredaran narkotika di wilayah tersebut.

READ  BNNP Babel Apresiasi Pengungkapan 40 Kg Sabu di Belitung, Komitmen Perangi Narkoba Terus Diperkuat

Ia menegaskan, pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika di Papua sekaligus menjaga keamanan wilayah perbatasan.

“Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” kata Wirya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penanganan kasus dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing. Aparat juga terus melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pelaku serta jaringan yang diduga berada di balik aktivitas penanaman ganja tersebut.

READ  Tiga Tersangka Pembunuhan di Bojonggede Ditangkap, Korban Dijerat Kawat Bendrat hingga Tewas

Koops TNI Habema memastikan akan meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah-daerah rawan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai aktivitas ilegal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, termasuk peredaran narkotika di wilayah Papua Pegunungan.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya

17 Juli 2026 - 21:43 WITA

Polda Metro Jaya Dalami Status Kepemilikan Rumah di Sentul yang Digeledah dalam Kasus Dugaan Korupsi

11 Juli 2026 - 02:04 WITA

KPK Kembali Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas usai Dinyatakan Pulih

11 Juli 2026 - 01:58 WITA

Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi Besar

11 Juli 2026 - 01:46 WITA

Trending di Kriminal