Menu

Mode Gelap

Kriminal · 9 Agu 2025 21:21 WITA

Balita Hilang Asal Makassar Ditemukan di Jambi, Dijual ke Suku Anak Dalam Seharga Rp 80 Juta


 Balita Hilang Asal Makassar Ditemukan di Jambi, Dijual ke Suku Anak Dalam Seharga Rp 80 Juta Perbesar

SOALINDONESIA–MAKASSAR Misteri hilangnya balita asal Kota Makassar bernama Bilqis akhirnya terungkap. Anak berusia tiga tahun itu ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Desa Mentawak, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, setelah diketahui dijual oleh dua pelaku perdagangan anak kepada kelompok Suku Anak Dalam (SAD) dengan harga Rp 80 juta.

Kepala Seksi Humas Polres Kerinci, Iptu DS Sitinjak, membenarkan penemuan tersebut. “Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Saat ini, pihak-pihak yang terlibat tengah menjalani pemeriksaan intensif,” ujarnya, dikutip dari Antara, Minggu (9/11/2025).

Penangkapan Pelaku di Sungai Penuh

Kasus ini terungkap setelah tim gabungan kepolisian menangkap dua pelaku utama, yakni Adefrianto Syahputra (36) dan Mery Ana (42), di sebuah penginapan di Kota Sungai Penuh, Jambi, pada Jumat (7/11).

READ  Situasi Memanas di Makassar: Tawuran Antarwarga Kembali Pecah di Kecamatan Tallo, Polisi Turunkan Pasukan Gabungan

Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku telah menjual Bilqis kepada kelompok SAD di Kabupaten Merangin. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim gabungan yang langsung menuju lokasi. Setelah melakukan pencarian, Bilqis akhirnya ditemukan dan segera dievakuasi untuk dibawa pulang ke Makassar.

Awal Mula Kasus: Hilang di Taman Pakui

Peristiwa penculikan ini berawal pada Minggu, 2 November 2025, ketika Bilqis dibawa oleh orang tuanya bermain di Taman Pakui, kawasan sekitar lapangan tenis Kota Makassar. Saat sang ayah sedang bermain tenis, Bilqis sempat ditinggalkan bermain di taman. Sekitar pukul 10.00 WITA, orang tuanya kembali dan mendapati anaknya sudah tidak berada di lokasi.

Setelah upaya pencarian tidak membuahkan hasil, orang tua Bilqis melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Makassar.

READ  Polda Riau Tangkap Zulfikar, Terduga Pelaku Perdagangan 30 Kilogram Sisik Trenggiling di Rohil

Jalur Perdagangan Anak Terungkap

Penyelidikan Satreskrim Polrestabes Makassar berhasil mengungkap bahwa Bilqis sempat berpindah tangan beberapa kali. Awalnya, pelaku penculikan di Makassar menjual Bilqis kepada pihak lain di Yogyakarta. Dari sana, korban kembali dijual kepada Adefrianto dan Mery Ana di Jambi, sebelum akhirnya ditemukan bersama kelompok SAD.

Mengetahui hal itu, tim Satreskrim Polrestabes Makassar langsung berkoordinasi dengan Polres Kerinci dan Polda Jambi untuk melakukan penangkapan dan penyelamatan korban.

Polisi Dalami Jaringan Perdagangan Anak

Saat ini, kedua pelaku Adefrianto dan Mery Ana sedang menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan perdagangan anak lintas provinsi yang terlibat dalam kasus ini.

READ  Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

“Kasus ini akan dikembangkan lebih lanjut karena ada indikasi keterlibatan pihak lain. Kami akan memastikan seluruh pelaku jaringan ini tertangkap,” kata seorang sumber di kepolisian.

Bilqis kini telah dipulangkan ke keluarganya di Makassar dan berada dalam pengawasan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk pemulihan psikologis.

Upaya Polisi dan Harapan Keluarga

Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur atas kembalinya Bilqis dalam keadaan selamat. Mereka juga berterima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja keras menelusuri jejak pelaku hingga ke luar pulau.

“Kami sangat bersyukur Bilqis bisa kembali. Terima kasih kepada polisi dan semua pihak yang membantu,” ujar ayah Bilqis singkat.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News