Menu

Mode Gelap

News · 8 Apr 2026 14:36 WITA

Biaya Haji Berpotensi Naik, Pemerintah Pastikan Tidak Dibebankan ke Jemaah


 Biaya Haji Berpotensi Naik, Pemerintah Pastikan Tidak Dibebankan ke Jemaah Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA — Menteri Haji dan Umrah RI, M. Irfan Yusuf, mengungkapkan adanya potensi kenaikan biaya haji tahun 2026 akibat tekanan faktor global, mulai dari lonjakan harga avtur hingga konflik di kawasan Timur Tengah.

Hal tersebut disampaikan Irfan dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (8/4/2026).

“Kenaikan harga avtur global serta pelemahan nilai tukar rupiah membuat biaya meningkat signifikan. Kondisi politik juga memungkinkan dilakukannya rerouting penerbangan untuk menghindari wilayah udara konflik,” ujar Irfan.

Ia menjelaskan, perubahan rute penerbangan tersebut berdampak langsung pada pembengkakan biaya operasional yang pada akhirnya memengaruhi biaya penyelenggaraan haji.

READ  KPK Panggil Eks Dirut PT Taspen, Antonius Kosasih, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Investasi Fiktif Rp 1 Triliun

Maskapai Garuda Indonesia, kata Irfan, mengusulkan tambahan biaya sebesar Rp7,9 juta per jemaah. Sementara Saudia mengajukan tambahan sekitar 480 dolar AS per jemaah.

Menurutnya, bahkan tanpa perubahan rute penerbangan, biaya haji tetap berpotensi mengalami kenaikan akibat tekanan ekonomi global yang terus berlanjut.

“Kondisi ini menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini berada dalam tekanan faktor global yang semakin kompleks, sehingga diperlukan penguatan efisiensi, koordinasi, dan mitigasi untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan haji,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan kenaikan biaya tersebut tidak akan dibebankan kepada jemaah. Prabowo Subianto disebut telah memberikan arahan tegas terkait hal ini.

READ  Kuota Haji 2026 Disamaratakan 26 Tahun, Gus Irfan: Dinamis dan Tergantung Pendaftar

“Presiden berharap apapun yang terjadi, jika ada kenaikan, tidak dibebankan kepada jemaah haji kita. Itu adalah komitmen yang harus kami tindak lanjuti,” tegas Irfan.

Pemerintah saat ini tengah melakukan perhitungan dan skenario pembiayaan agar kebutuhan penyelenggaraan haji tetap terpenuhi tanpa memberatkan masyarakat, di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional