Menu

Mode Gelap

News · 4 Okt 2025 21:21 WITA

Dinsos Jatim Hadirkan Layanan Psikososial untuk Keluarga Korban Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny


 Dinsos Jatim Hadirkan Layanan Psikososial untuk Keluarga Korban Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny Perbesar

SOALINDONESIA–SIDOARJO Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur memberikan layanan dukungan psikososial (LDP) kepada para keluarga korban dan santri terdampak peristiwa runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Selain membuka dapur umum di lokasi kejadian, Dinsos Jatim juga menghadirkan pendampingan psikologis bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas, guna membantu mereka pulih dari trauma pascakejadian.

“Kelompok rentan itu anak-anak, lansia, disabilitas. Ada trauma healing, semacam layanan dukungan psikososial,” kata Sukardi, Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Jatim, saat ditemui di posko utama Ponpes Al Khoziny, Sabtu (4/10/2025).

Pulihkan Mental Keluarga Korban dengan Pendekatan Kekeluargaan

Tim LDP yang diterjunkan oleh Dinsos Jatim bertugas memberikan penguatan mental serta dukungan emosional kepada keluarga korban dan para santri yang terdampak peristiwa tragis tersebut. Pendekatan yang digunakan bersifat kekeluargaan, dengan memberikan motivasi dan semangat agar para penyintas tidak larut dalam duka berkepanjangan.

READ  Presiden Prabowo Hadiri Parade Militer 80 Tahun Kemenangan China di Beijing, Sejajar dengan Putin hingga Kim Jong Un

Sukardi menyampaikan, penugasan tim LDP dilakukan di sekitar posko utama dan titik evakuasi, dengan skema petugas aktif mendatangi keluarga korban secara langsung untuk memberikan pendampingan sekaligus melakukan pendataan.

“Kalau sesuai data kemarin itu, sudah sekitar ratusan yang kami layani dengan langsung mendatangi keluarga korban,” jelasnya.

Jatim Sosial Care Turun dengan 50 Personel

Layanan ini dilaksanakan oleh tim Jatim Sosial Care (JSC) yang berada di bawah koordinasi Subkoordinator Penanganan Kelompok Rentan dan Layanan Dukungan Psikososial Dinsos Jawa Timur. Total ada sekitar 50 personel yang diturunkan ke lapangan untuk menjangkau para korban dan keluarganya.

READ  Panglima TNI Agus Subiyanto: Strobo dan Sirine Harus Sesuai Aturan, Tak Etis Jika Jalan Kosong

Tak hanya itu, bentuk dukungan serupa juga diberikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos RI) serta sejumlah lembaga psikologi yang turut hadir memberikan layanan trauma healing.

“Pada saat kunjungan Kemensos, tim itu juga hadir untuk memberikan layanan dukungan sosial. Termasuk dari lembaga psikologi yang datang untuk memberikan support kepada keluarga-keluarga yang sedang kesusahan ini,” ujar Sukardi.

Sinergi Upaya Teknis dan Psikologis di Tengah Proses Evakuasi

Sukardi menegaskan bahwa layanan psikososial menjadi bagian penting dari proses penanganan bencana, terutama saat proses evakuasi dan identifikasi korban masih terus berlangsung. Menurutnya, pendekatan teknis harus disinergikan dengan pendekatan kemanusiaan dan psikologis agar masyarakat terdampak dapat merasa diperhatikan dan ditenangkan.

READ  Royalti Musik untuk Pesta Pernikahan, WAMI Kena Kritik DPR: “Kelewat Batas, Rawan Premanisme!”

“Kami berharap proses evakuasi dan identifikasi bisa berjalan cepat tapi tetap hati-hati demi keselamatan dan ketenangan semua pihak,” tutupnya.

Latar Belakang Kejadian

Runtuhnya musala di kompleks Ponpes Al Khoziny Buduran terjadi secara tiba-tiba dan mengejutkan warga serta para santri. Peristiwa ini mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga dan saksi di lokasi.

Hingga saat ini, proses identifikasi dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, Dinsos, TNI, Polri, dan relawan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News