Menu

Mode Gelap

News · 7 Sep 2025 00:58 WITA

Gubernur Pramono Anung Pastikan Jakarta Sudah Normal Pasca Ricuh, Monas Dibuka untuk Semua Acara Keagamaan


 Gubernur Pramono Anung Pastikan Jakarta Sudah Normal Pasca Ricuh, Monas Dibuka untuk Semua Acara Keagamaan Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Gubernur Jakarta Pramono Anung memastikan kondisi ibu kota kini sudah kembali normal pasca kericuhan beberapa waktu lalu. Masyarakat Jakarta disebut sudah bisa beraktivitas seperti biasa tanpa ada hambatan berarti.

Hal itu disampaikan Pramono usai menghadiri acara Jakarta Bersholawat: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Doa Kebangsaan bersama Majelis Nurul Musthofa di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (6/9).

“Jakarta sudah aktivitasnya normal. Semua yang menyelenggarakan acara keagamaan atau acara apapun silakan saja. Kami akan menjaganya,” kata Pramono.

Momentum Kebersamaan Lewat Acara Keagamaan

READ  Mensos Saifullah Yusuf Tanggapi Polemik Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: “Itu Keputusan Tim, Bukan Pribadi”

Menurut Pramono, kegiatan keagamaan seperti Jakarta Bersholawat menjadi momentum penting untuk memperkuat batin dan kebersamaan masyarakat. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya membawa berkah, tetapi juga mempererat ikatan sosial di tengah warga Jakarta.

“Acara ini memberi semangat kebersamaan. Kita ingin Jakarta selalu aman, damai, dan penuh keberkahan,” ujarnya.

Monas Terbuka untuk Semua Agama

Pramono juga menegaskan bahwa Monas terbuka digunakan untuk kegiatan keagamaan lintas agama. Hal ini, menurutnya, merupakan komitmen bersama dengan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.

“Monas terbuka acara keagamaan bagi semua agama. Jadi bagi semua agama. Dan itu sudah menjadi komitmen saya dan Bang Doel,” tegasnya.

READ  Ignasius Jonan Dipanggil ke Istana, Bahas Program Kerakyatan Bukan Utang Whoosh

Dengan dibukanya kembali Monas sebagai ruang publik dan spiritual, Pemprov DKI berharap Jakarta semakin menjadi kota yang inklusif, toleran, dan nyaman bagi seluruh warganya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News