Soalindonesia–Bandung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bandung, Jawa Barat, pada 4–6 Desember 2025. Acara dibuka langsung oleh Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (Oso), dan dihadiri jajaran elit partai, tokoh nasional, hingga pimpinan partai politik di Jawa Barat.
Rakernas dibuka dengan seruan duka cita dan kepedulian Oso atas bencana banjir dan longsor besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Saya mengajak seluruh kader membantu dan mendoakan para korban. Mari bahu membahu membantu pemulihan pascabencana,” ujar Oso dalam sambutan pembukaan.
Hanura Galang Donasi Rp 1,8 Miliar untuk Korban Bencana
Oso mengungkapkan, Partai Hanura telah menggalang donasi untuk warga terdampak bencana. Hingga hari ini, total donasi mencapai Rp 1,8 miliar, dan bantuan sudah mulai disalurkan ke wilayah terdampak oleh perwakilan DPP Hanura.
“Kita memberikan bantuan dengan tulus, dari hati nurani. Perwakilan Hanura sudah berada di Sumatra untuk membantu saudara-saudara kita,” tuturnya.
Oso turut menginstruksikan seluruh kader, dari tingkat provinsi hingga ranting, untuk bergerak bersama menghimpun bantuan.
“Mari ajak semua rakyat peduli. Semua elemen bangsa harus bahu membahu,” katanya.
Soroti Status Bencana Nasional: “Saya Tidak Menyalahkan, Tapi Dorong Pemerintah Ambil Solusi Tepat”
Terkait desakan agar pemerintah menetapkan status bencana nasional, Oso menyatakan dirinya memahami bahwa keputusan tersebut tidak mudah bagi negara.
“Ini soal kemampuan anggaran. Saya tidak menyalahkan, tapi kita dorong agar pemerintah segera mengambil kebijakan yang tepat,” kata mantan Ketua DPD RI tersebut.
Oso juga meminta masyarakat tidak memperkeruh keadaan dengan perdebatan yang tidak produktif.
“Lagi ada bencana, kok ramai pro dan kontra. Kita tunggu saja. Pemerintah pasti akan ambil keputusan yang berani bila diperlukan,” ujarnya.
Rakernas Hanura: Konsolidasi Partai untuk Indonesia Sejahtera
Rakernas dan Bimtek Hanura tahun ini mengusung tema penguatan konsolidasi partai menuju daerah berdaya dan Indonesia sejahtera.
“Saya bahagia, sahabat partai besar hingga kecil hadir. Percayalah, hati nurani kita sama,” ujar Oso.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara ini, termasuk Mahfud MD, Akbar Faisal, serta pimpinan partai politik di Jawa Barat.
Oso menilai, kondisi bangsa saat ini memerlukan kolaborasi kuat antarpartai demi memperjuangkan hak-hak rakyat.
“Bangsa ini sedang tidak baik-baik saja. Banyak kendala internal dan eksternal. Hanura bersama partai non-parlemen lainnya berjuang untuk suara rakyat,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen Hanura dan Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) dalam memperjuangkan 17 juta suara rakyat yang hilang pada Pemilu 2024 karena tidak terkonversi menjadi kursi DPR.
Bimtek untuk Standarisasi Kader, Perkuat Strategi Politik
Menurut Oso, Rakernas dan Bimtek ini menjadi ajang konsolidasi ideologis dan organisatoris dalam menghadapi agenda politik nasional ke depan.
“Kita ingin mempertajam strategi pemenangan legislatif dan eksekutif di seluruh daerah, serta memperkuat visi perjuangan kader,” ujarnya.
Melalui Bimtek, Hanura menargetkan peningkatan kualitas kader legislatif dan penyatuan garis perjuangan dengan cita-cita rakyat.
“Rakernas dan Bimtek akan melahirkan keputusan strategis dan memperkuat soliditas nasional dari pusat hingga ranting,” pungkas Oso.











