Menu

Mode Gelap

News · 25 Agu 2025 01:48 WITA

Kasus Dugaan Pemerasan K3: Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Diduga Terima Motor Ducati


 Kasus Dugaan Pemerasan K3: Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Diduga Terima Motor Ducati Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap detail baru dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel (IEG), disebut menerima satu unit motor besar Ducati hasil permintaan langsung kepada pejabat di bawahnya.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa Noel meminta kendaraan tersebut kepada Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3, Irvian Bobby Mahendro (IBM).

“Saat minta motor, IEG ngomong ke IBM, ‘saya tahu kamu main motor besar ya, kalau untuk saya cocoknya motor apa?’,” ujar Setyo dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/8).

READ  Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Banyuwangi, Tak Berpotensi Tsunami

Menurut Setyo, permintaan itu tidak bisa ditolak. Irvian akhirnya membelikan satu unit motor Ducati dan mengirimkannya ke rumah Noel.

“Motornya dibeli secara off the road, tanpa surat-surat, mungkin dengan maksud menyembunyikan pembelian yang berbau korupsi,” jelas Setyo.

11 Tersangka dalam Kasus Dugaan Pemerasan

KPK memastikan sudah menetapkan 11 tersangka dalam perkara ini. Mereka terdiri dari pejabat Kemenaker serta pihak swasta. Berikut daftarnya:

1. Immanuel Ebenezer alias Noel (IEG) – eks Wamenaker

2. Irvian Bobby Mahendro (IBM) – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3

READ  BMKG Ungkap Kendala Sistem Peringatan Dini: Aceh Tengah Belum Terpasang Radar Cuaca

3. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja

4. Subhan – Sub Koordinator Keselamatan Kerja Ditjen Bina K3

5. Anita Kusumawati – Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja

6. Fahrurozi – Ditjen Binwasnaker dan K3

7. Hery Sutanto – Direktur Bina Kelembagaan

8. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator

9. Supriadi – Koordinator

10. Temurila – pihak PT KEM Indonesia

11. Miki Mahfud – pihak PT KEM Indonesia

KPK menyebut kasus ini melibatkan praktik pemerasan yang terstruktur dalam pengurusan sertifikat K3, di mana sejumlah pejabat kementerian bekerja sama dengan pihak swasta.

READ  Polda Jatim Ungkap Motif Pembunuhan Mahasiswi UMM, Pelaku Diduga Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta Korban

Saat ini, penyidik KPK tengah menelusuri aliran dana, aset, serta barang-barang lain yang diduga diterima oleh para tersangka.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Sinkhole di Limapuluh Kota Keluarkan Air Jernih Kebiruan, Ahli Ungkap Penyebabnya

10 Januari 2026 - 11:59 WITA

BREAKING NEWS: KPK OTT Pegawai Pajak Kantor Pajak Jakarta Utara

10 Januari 2026 - 11:31 WITA

Kematian Arya Daru Dihentikan Polisi, Keluarga Pertanyakan Transparansi Penyelidikan

10 Januari 2026 - 11:19 WITA

Kejati Sulsel Tangkap Jaksa Gadungan dan Oknum PPPK BPBPK dalam OTT

10 Januari 2026 - 11:10 WITA

Mantan Kajari Bekasi Eddy Sumarman Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara

9 Januari 2026 - 23:41 WITA

KPK Dalami Aliran Uang dari Ade Kuswara Kunang ke Wakil Ketua DPRD Bekasi

9 Januari 2026 - 22:54 WITA

Trending di News