Menu

Mode Gelap

News · 4 Sep 2025 18:00 WITA

Nadiem Makarim Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Laptop Chromebook


 Nadiem Makarim Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Laptop Chromebook Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan.

Penetapan tersangka ini diumumkan langsung oleh Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung), Anang Supriatna, dalam konferensi pers di Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).

“Dari hasil pendalaman keterangan saksi-saksi dan alat bukti yang ada, sore ini telah menetapkan tersangka baru dengan inisial NAM,” kata Anang.

Kerugian Negara Rp1,98 Triliun

Dalam kasus ini, negara ditaksir mengalami kerugian lebih dari Rp1,98 triliun. Angka tersebut masih dalam proses penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

READ  KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp 1,25 Triliun dalam Akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Bukan Rekayasa

Harta Kekayaan Nadiem Makarim

Di tengah status barunya sebagai tersangka, publik menyoroti harta kekayaan Nadiem yang fantastis. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2023, Nadiem tercatat memiliki harta total sekitar Rp4,8 triliun.

Jumlah itu melonjak drastis dibandingkan laporan tahun 2021 yang mencatat kekayaan Nadiem sebesar Rp1,1 triliun. Artinya, dalam dua tahun kekayaannya naik sekitar Rp3,6 triliun.

Berikut rincian aset Nadiem sebagaimana tercantum dalam LHKPN:

1. Tujuh bidang tanah dan bangunan senilai Rp55,3 miliar yang tersebar di Jakarta Selatan, Gianyar (Bali), dan Rote Ndao (NTT).

READ  KPK Kajian Kebocoran Anggaran Haji Rp 5 Triliun, Siap Tindak Jika Ada Unsur Korupsi

2. Satu unit mobil Honda Brio senilai Rp162 juta.

3. Harta bergerak lainnya sebesar Rp752 juta.

4. Surat berharga mencapai Rp5,5 triliun.

5. Kas dan setara kas sebesar Rp12,2 miliar.

6. Harta lainnya senilai Rp3,4 miliar.

Namun, Nadiem juga tercatat memiliki utang Rp790 miliar. Jika dikurangi utang, total kekayaannya mencapai sekitar Rp4,87 triliun.

Skandal Besar Pendidikan

Kasus dugaan korupsi laptop Chromebook ini disebut sebagai salah satu skandal besar di dunia pendidikan, mengingat nilainya yang sangat besar serta berdampak langsung terhadap program digitalisasi sekolah.

READ  FKBI Apresiasi Inovasi dan Kinerja Pertamina Kelola 7.000 SPBU di Indonesia

Kejagung menegaskan akan terus mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Artikel ini telah dibaca 120 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional