Menu

Mode Gelap

News · 19 Sep 2025 21:34 WITA

Kepala BGN Luruskan Isu 5 Ribu Proyek Fiktif Program Makan Bergizi Gratis


 Kepala BGN Luruskan Isu 5 Ribu Proyek Fiktif Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meluruskan kabar adanya 5 ribu proyek fiktif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, isu tersebut tidak benar dan hanya terjadi kesalahpahaman data saat rapat dengan DPR.

Menurut Dadan, hingga kini sudah ada 8.488 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang beroperasi, melayani sekitar 28 juta penerima manfaat. Selain itu, masih ada 3.467 SPPG dalam tahap verifikasi serta 29 ribu calon mitra yang melakukan booking titik untuk membangun dapur MBG.

“Kalau fiktif itu misalnya SPPG sudah dinyatakan operasional, lalu kami kirimkan dana, tetapi ternyata tidak menjalankan kegiatan. Itu baru disebut fiktif,” jelas Dadan dalam wawancara khusus dengan Liputan6 SCTV, Jumat (19/9/2025).

READ  Rahayu Saraswati Umumkan Mundur dari DPR RI Usai Pernyataannya Viral

Klarifikasi Pernyataan DPR

Dadan menjelaskan, istilah “5 ribu fiktif” yang disampaikan anggota Komisi IX DPR Nurhadi sebenarnya merujuk pada calon mitra yang sudah membooking titik, tetapi tidak melanjutkan pembangunan SPPG di lapangan.

“Yang dimaksud Pak Nurhadi, banyak pihak yang sudah memesan titik, tetapi tidak melakukan kegiatan. Itu ditemukan oleh BGN. Jadi bukan fiktif, melainkan mereka terkena proses rollback,” kata Dadan.

Ia menegaskan tidak ada satu pun aliran dana yang keluar dari BGN kepada calon mitra di tahap ini. Sebab, pembiayaan baru dilakukan setelah proses verifikasi, validasi, dan penunjukan kepala SPPG selesai.

READ  SP3JB Keberatan Larangan Studi Tur, Ancam Dorong Pemakzulan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Proses dan Tahapan Dana

Dalam mekanisme MBG, calon mitra harus mendaftar secara daring sebelum diverifikasi. Setelah lolos validasi, mereka diberi waktu 20 hari untuk membangun dapur MBG. Jika tidak ada kegiatan dalam jangka waktu tersebut, BGN melakukan rollback ke tahap pengajuan awal.

“Yang 5 ribu itu bukan proyek fiktif, melainkan mitra yang terkena rollback. Karena mereka tidak melakukan kegiatan dalam batas waktu yang ditentukan,” tegasnya.

Dadan juga merinci, setelah dapur dinyatakan siap, BGN akan mengeluarkan berita acara verifikasi dan validasi. Selanjutnya ditunjuk kepala SPPG, dibuatkan virtual akun bersama mitra, dan barulah dana operasional untuk 10 hari pertama dicairkan.

READ  Paparan Radioaktif Cesium-137 di Cikande: Pemerintah Perketat Akses & Angkut Material Berbahaya

Presiden Tinjau Langsung

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga meninjau langsung salah satu dapur MBG di Tanah Sereal, Kota Bogor, pada 10 Februari 2025. Dalam kunjungan itu, Presiden memastikan program berjalan sesuai target dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Dengan klarifikasi ini, BGN berharap masyarakat tidak lagi salah paham mengenai isu proyek fiktif. “Program MBG berjalan sesuai mekanisme dan transparan. Tidak ada uang yang keluar sebelum dapur siap beroperasi,” tutup Dadan.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional