Menu

Mode Gelap

News · 15 Sep 2025 15:58 WITA

Kepala BNN Komjen Suyudi Bantah Masuk Radar Calon Kapolri


 Kepala BNN Komjen Suyudi Bantah Masuk Radar Calon Kapolri Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, membantah namanya masuk dalam bursa calon Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menegaskan tengah fokus menjalankan tugas di lembaga antinarkotika.

“Saya sedang fokus melaksanakan tugas di BNN RI. Tolong dukung saya. Jadi, sekali lagi, saya sampaikan bahwa itu tidak benar,” ujar Suyudi dalam pertemuan dengan media di Kantor BNN RI, Jakarta, Senin (15/9).

Suyudi juga menegaskan isu beredarnya surat presiden (surpres) ke DPR mengenai pengganti Kapolri tidak benar. “Terkait masalah isu yang beredar belakangan ini, saya sampaikan dalam kesempatan ini bahwa isu tersebut tidak benar,” katanya.

READ  Polemik Pelepasan 1,6 Juta Hektare Kawasan Hutan Era Zulkifli Hasan Mencuat Lagi, Dituding Picu Kerusakan Lingkungan di Tengah Banjir Sumatera

Suyudi baru saja dilantik sebagai Kepala BNN RI oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (25/8) lalu di Istana Negara. Tak lama berselang, pada Jumat (12/9), pangkatnya resmi naik dari inspektur jenderal menjadi komisaris jenderal.

DPR Bantah Surpres Pergantian Kapolri

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pimpinan DPR belum menerima surat dari Presiden Prabowo terkait pergantian Kapolri hingga Jumat (12/9) malam.

“Pimpinan DPR belum terima surat Presiden mengenai pergantian Kapolri,” kata Dasco di Jakarta, Sabtu (13/9).

Hal senada disampaikan anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil, yang menyebut pihaknya tidak mengetahui kebenaran kabar tersebut. “Kami sendiri belum dapat kabar terkait adanya surpres ke DPR dalam hal pergantian Kapolri. Kalau pun ada, ya, itu sudah kewenangan Presiden,” ucapnya.

READ  Babyproofing Made Easy At Home and On the Go

Nasir juga menyoroti kabar soal nama-nama yang disebut bakal menggantikan Jenderal Sigit. “Katanya ada inisial D, ada inisial S. Apakah itu Wakapolri sekarang? Atau S itu Suyudi, Kepala BNN? Kami tidak mengerti,” katanya.

Istana Turut Membantah

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga membantah kabar Presiden Prabowo telah mengirim surpres ke DPR.

“Berkenaan dengan surpres pergantian Kapolri ke DPR itu tidak benar. Jadi, belum ada surpres yang dikirim ke DPR mengenai pergantian Kapolri, sebagaimana juga sudah disampaikan oleh pimpinan DPR,” ujar Prasetyo di Jakarta, Sabtu (13/9).

READ  Presiden Prabowo Terbitkan Surat Rehabilitasi untuk Eks Dirut PT ASDP Ira Puspadewi

Dengan demikian, isu pergantian Kapolri dan munculnya sejumlah nama calon pengganti Jenderal Listyo Sigit dinyatakan tidak benar baik oleh BNN, DPR, maupun pihak Istana.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News