Menu

Mode Gelap

Nasional · 5 Mei 2026 02:10 WITA

Ketua DPR Puan Maharani Soroti Maraknya Kekerasan Seksual, Dorong Perlindungan Anak Diperkuat


 Ketua DPR Puan Maharani Soroti Maraknya Kekerasan Seksual, Dorong Perlindungan Anak Diperkuat Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya penguatan perlindungan terhadap anak dari tindak kekerasan seksual. Ia juga mendorong agar setiap pelaku kejahatan tersebut ditindak tegas karena dinilai merusak masa depan generasi bangsa.

“Masih maraknya kasus kekerasan seksual di Indonesia menunjukkan masih adanya kerentanan ruang aman bagi anak dan perempuan, khususnya di lingkungan dengan relasi kuasa yang kuat,” ujar Puan dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Soroti Kasus di Daerah

Puan menyoroti sejumlah kasus yang terjadi belakangan ini, termasuk dugaan kekerasan seksual terhadap santriwati di pondok pesantren di Kabupaten Pati serta kasus pencabulan oleh oknum TNI di Kendari.

READ  Polri: Proses Red Notice Riza Chalid Sudah Dikomunikasikan ke Eksekutif Interpol Asia

Menurutnya, pola relasi kuasa kerap dimanfaatkan pelaku untuk menekan korban yang berada dalam posisi lebih lemah secara sosial maupun struktural.

“Ketika korban berada dalam posisi sulit untuk mengakses bantuan atau melaporkan kejadian, maka persoalannya bukan hanya pada pelaku, tetapi juga pada sistem yang belum memberikan jaminan perlindungan secara efektif,” jelasnya.

Tekankan Penguatan Sistem Perlindungan

Puan menegaskan bahwa penanganan kasus kekerasan seksual tidak boleh berhenti pada proses hukum semata. Ia menilai perlu adanya pembenahan sistem perlindungan agar korban mendapatkan rasa aman dan keadilan secara menyeluruh.

READ  Presiden Prabowo Tunjuk Jenderal (Purn) Djamari Chaniago Jadi Menko Polkam Gantikan Budi Gunawan

Ia juga menyinggung pentingnya penerapan tegas Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, termasuk pemberian hukuman tambahan bagi pelaku yang memiliki pengaruh atau kekuasaan di lingkungan tempat kejadian.

“Tentunya pelaku harus mendapat sanksi tegas, apalagi dalam UU TPKS telah diatur mengenai tambahan hukuman terhadap pelaku yang merupakan tokoh berpengaruh,” tegasnya.

Dorong Perlindungan Korban

Selain penegakan hukum, Puan juga meminta aparat penegak hukum dan pemerintah memastikan korban mendapatkan perlindungan yang komprehensif, mulai dari pendampingan hukum hingga pemulihan psikologis.

Ia menekankan pentingnya langkah cepat dalam menangkap tersangka yang telah ditetapkan serta memastikan proses hukum berjalan transparan dan berkeadilan.

READ  Puan Maharani Minta Fraksi di DPR Segera Tindaklanjuti Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan

“Selain penanganan kasus hukum yang berkeadilan, kami mendorong agar aparat dan pemerintah memastikan korban mendapatkan perlindungan menyeluruh,” pungkasnya.

Jadi Perhatian Nasional

Pernyataan Ketua DPR tersebut menambah sorotan terhadap meningkatnya kasus kekerasan seksual di berbagai daerah di Indonesia. Pemerintah dan lembaga terkait diharapkan dapat memperkuat sistem perlindungan serta meningkatkan pengawasan di lingkungan yang rentan terhadap praktik penyalahgunaan kekuasaan.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Prabowo Turunkan Harga Pupuk Subsidi 20 Persen, Antisipasi Gejolak Global

5 Mei 2026 - 02:55 WITA

Pemerintah Siap Beri Pajak 0 Persen di KEK Keuangan Bali, Ini Tujuannya

5 Mei 2026 - 02:48 WITA

Kementerian PU Rampungkan 3 Dapur MBG di Bangka Belitung, Siap Dukung Layanan Gizi

5 Mei 2026 - 02:41 WITA

Tunjangan Hakim Terbaru Resmi Ditetapkan, Ini Rinciannya

5 Mei 2026 - 02:30 WITA

Tiga WNI Ditangkap di Makkah, Diduga Terlibat Penipuan Haji Ilegal dan Kurban

5 Mei 2026 - 02:04 WITA

Prabowo Minta Kampus Jadi Mitra Pemda dalam Gerakan Nasional ASRI

4 Mei 2026 - 22:32 WITA

Trending di Nasional