Menu

Mode Gelap

News · 11 Sep 2025 23:53 WITA

Komisi VII DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Kepariwisataan, Siap Disahkan Jadi Undang-Undang


 Komisi VII DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Kepariwisataan, Siap Disahkan Jadi Undang-Undang Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Komisi VII DPR RI bersama pemerintah sepakat untuk membawa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan ke tahap pengesahan dalam rapat paripurna.

Ketua Panja RUU Kepariwisataan, Chusnunia Halim, menyatakan bahwa revisi UU Kepariwisataan menekankan pendekatan berbasis hak asasi manusia, pembangunan peradaban, serta penguatan identitas bangsa.

“RUU Kepariwisataan memperkenalkan istilah baru yaitu ekosistem kepariwisataan, warisan budaya, serta memperbarui definisi wisata, pariwisata, dan kepariwisataan. Hal ini diarahkan agar pengelolaan pariwisata lebih holistik dan terintegrasi,” ujar Chusnunia dalam rapat Komisi VII DPR, Kamis (11/9/2025).

READ  DPR Soroti Kucuran Dana Rp 200 Triliun Menkeu Purbaya, Pemerintah Pastikan Udang Indonesia Bebas Radioaktif

Empat Bab Baru dalam Revisi UU

Chusnunia menjelaskan, terdapat empat bab baru dalam RUU Kepariwisataan, yakni:

1. Perencanaan pembangunan kepariwisataan.

2. Destinasi pariwisata.

3. Pemasaran kepariwisataan.

4. Teknologi informasi dan komunikasi, termasuk digitalisasi sesuai perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa kebaruan paling menonjol dari RUU ini adalah penempatan masyarakat dan budaya sebagai pilar utama pembangunan pariwisata. Selain itu, RUU juga memperkenalkan sistem klasifikasi pengembangan desa atau kampung wisata dalam empat tahap: rintisan, berkembang, maju, dan mandiri.

Disepakati untuk Dibawa ke Paripurna

READ  Jejak Kasus Korupsi Eks Menag Yaqut: Dari Pencegahan ke Luar Negeri hingga Penggeledahan Rumah

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, kemudian meminta persetujuan anggota untuk membawa RUU ini ke rapat paripurna DPR RI. Delapan fraksi menyatakan setuju.

“Kita tadi sudah mendengar seluruh fraksi di DPR RI menyetujui untuk membawa RUU ini ke tingkat berikutnya yaitu tingkat II,” kata Saleh.

“Kami dari pimpinan Komisi VII DPR RI ingin meminta persetujuan kita terkait UU ini. Apakah RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan ini dapat kita setujui dan diteruskan ke pembicaraan tingkat II dalam rapat paripurna DPR RI?” lanjut Saleh, yang kemudian dijawab serentak dengan persetujuan.

READ  “Purbaya Effect”: Survei Great Institute Sebut Penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa Dongkrak Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo

Dengan persetujuan ini, RUU Kepariwisataan selangkah lagi akan disahkan menjadi undang-undang yang diharapkan mampu memperkuat arah pembangunan pariwisata nasional berbasis budaya, masyarakat, dan teknologi.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional