Menu

Mode Gelap

News · 30 Nov 2025 15:59 WITA

Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar Terus Bertambah: 129 Meninggal, 110 Ribu Warga Mengungsi


 Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar Terus Bertambah: 129 Meninggal, 110 Ribu Warga Mengungsi Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Jumlah korban akibat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat terus bertambah hingga Minggu (30/11/2025). BPBD Sumatera Barat melaporkan sedikitnya 129 orang meninggal dunia, 86 orang masih dinyatakan hilang, serta 110.616 jiwa atau 19.360 KK terpaksa mengungsi dari rumah mereka.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, mengatakan situasi bencana kali ini merupakan salah satu yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

“Jumlah korban dan pengungsi terus bertambah seiring laporan masuk dari kabupaten dan kota,” ujarnya.

Agam Daerah Paling Parah: 87 Meninggal, 76 Hilang

Kabupaten Agam menjadi daerah dengan dampak paling besar. Dari total korban meninggal, 87 orang berasal dari Agam, sementara 76 lainnya masih hilang terbawa arus banjir bandang dan longsor yang menerjang permukiman warga.

READ  Banjir Rob Genangi Kabupaten Kepulauan Seribu, Lima RT Terdampak

Selain jatuhnya korban jiwa, ribuan rumah dan fasilitas umum di kawasan Agam mengalami kerusakan berat.

Padang dan Padang Panjang Juga Terdampak

Ibu kota provinsi, Kota Padang, turut mengalami dampak serius. Lebih dari 18 ribu warga mengungsi akibat rumah mereka terendam dan rusak. BPBD mencatat 10 korban meninggal di wilayah ini.

Kota Padang Panjang pun dilanda banjir bandang dengan arus deras yang menghanyutkan sejumlah rumah. Sebanyak 21 korban jiwa tercatat dari wilayah ini.

Padang Pariaman: Ribuan Rumah Terendam

Di Padang Pariaman, tercatat 7 warga meninggal dunia, dengan lebih dari 12 ribu jiwa terdampak dan ribuan rumah terendam banjir. Infrastruktur pertanian dan perikanan di wilayah ini mengalami kerusakan parah.

READ  Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Korban Banjir dan Longsor di Sumatra Terus Berjalan

Dampak Terparah Lainnya: Pasaman Barat dan Pesisir Selatan

Pasaman Barat: 57.948 Jiwa Terdampak

Bencana ini meninggalkan kerusakan besar di Pasaman Barat, di mana 14.808 KK atau 57.948 jiwa terdampak. Ribuan rumah rusak, sawah terendam lumpur, serta ribuan hektare kolam dan tambak turut hancur.

Pesisir Selatan: 16.831 Rumah Terendam

Wilayah Pesisir Selatan melaporkan kerusakan sangat berat dengan 16.831 rumah terendam. Sektor perikanan dan pertanian terdampak signifikan—termasuk lebih dari 10.460 hektare kolam dan tambak ikan mengalami kerusakan besar.

Daerah Terdampak Lain

Banjir dan longsor juga melanda:

Tanah Datar

Solok

Solok Selatan

Pasaman

Kepulauan Mentawai

Pariaman

Limapuluh Kota

Payakumbuh

Bukittinggi

Laporan kerusakan terus masuk dari berbagai daerah tersebut, menunjukkan skala bencana yang sangat luas.

READ  BNPB Kirim Bantuan Lewat Udara ke Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah

Kerugian Sementara Capai Rp 950 Miliar

BPBD Sumbar menyampaikan bahwa total kerugian sementara mencapai hampir Rp 950 miliar. Angka ini diperkirakan masih dapat bertambah karena proses pendataan kerusakan masih berlangsung di lapangan.

Pemerintah daerah bersama BNPB, TNI-Polri, Basarnas, dan relawan terus melakukan pencarian korban hilang, penanganan darurat, serta pemulihan infrastruktur penting. Sementara itu, kebutuhan mendesak para pengungsi meliputi makanan siap saji, air bersih, selimut, obat-obatan, dan tenda darurat.

Bencana ini menjadi pengingat bahwa mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi perlu ditingkatkan, terutama menjelang puncak musim hujan. Pemerintah pusat dijadwalkan turun langsung untuk meninjau kondisi terkini dan mempercepat upaya penanganan darurat di Sumatera Barat.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News