Menu

Mode Gelap

News · 15 Sep 2025 16:24 WITA

KPK Panggil Politikus PDIP Yoseph Aryo Adhi Dharmo Terkait Kasus Korupsi Jalur KA


 KPK Panggil Politikus PDIP Yoseph Aryo Adhi Dharmo Terkait Kasus Korupsi Jalur KA Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap politikus PDIP, Yoseph Aryo Adhi Dharmo, Senin (15/9). Yoseph akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Wilayah Jawa Timur,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan.

Budi belum merinci materi pemeriksaan maupun kepastian kehadiran Yoseph. Hingga kini, baik Yoseph maupun PDIP belum memberikan komentar terkait pemanggilan tersebut.

READ  KPK Dalami Temuan Pansus DPR Soal Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Haji 2024: Kerugian Negara Capai Lebih dari Rp 1 Triliun

Dua Saksi Lain Ikut Dipanggil

Selain Yoseph, KPK juga memanggil dua saksi lainnya, yakni Linawati, staf di Koordinator Pengadaan Transportasi Darat dan Kereta Api Kemenhub, serta Zulfikar Tantowi, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Biro LPPBMN.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” jelas Budi.

Sudah Pernah Diperiksa Sebelumnya

Yoseph Aryo Adhi Dharmo, yang kini menjabat sebagai Kepala Sekretariat DPP PDIP, sebelumnya sudah pernah dimintai keterangan oleh KPK pada Rabu (4/9/2024). Saat itu, ia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Wakil Sekjen Bidang Kesekretariatan DPP PDIP.

READ  Hakim Terdakwa Suap Vonis Lepas CPO, Djuyamto, Siap Kembalikan Uang Rp 5,5 Miliar ke Jaksa

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik menggali informasi mengenai dugaan pengaturan lelang dan fee proyek pembangunan jalur kereta api.

Kasus Juga Seret Nama Hasto Kristiyanto

Sebelumnya, KPK juga memanggil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai saksi pada Selasa (20/8/2024). Hasto menjelaskan pemanggilan dirinya terkait kapasitas sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Menurut Hasto, ada pertemuan antara Yoseph Aryo Adhi Dharmo dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Belakangan, komunikasi juga terjadi antara Yoseph dengan Harno Trimadi, Direktur Prasarana Perkeretaapian DJKA, yang kemudian terjaring OTT KPK pada April 2023.

READ  Wagub Bali Pastikan DPRD Tetap Dapat Tunjangan, Besarannya Dievaluasi Sesuai Kemampuan Daerah

“Setelah pertemuan itu ada penugasan terhadap Bapak Harno yang saat itu menjadi Kepala Biro. Lalu Saudara Adhi Dharmo mengirimkan handphone saya kepada Bapak Harno. Itu lah asal muasal mengapa saya dipanggil sebagai saksi,” ujar Hasto kala itu.

Budi Karya hingga kini belum memberikan tanggapan terkait penyebutan namanya dalam perkara ini.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional