Menu

Mode Gelap

Nasional · 23 Sep 2025 14:58 WITA

Menteri Agama Resmikan Peluncuran Kampus Peradaban Qur’ani Internasional PTIQ Jakarta


 Menteri Agama Resmikan Peluncuran Kampus Peradaban Qur’ani Internasional PTIQ Jakarta Perbesar

SOALINDONESIA – JAKARTA Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan peluncuran pembangunan Kampus Peradaban Qur’ani Internasional Universitas PTIQ Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (23/9). Selain sebagai Menteri Agama, Nasaruddin juga menjabat sebagai Rektor Universitas PTIQ Jakarta sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal.

Dalam sambutannya, Nasaruddin menegaskan bahwa kehadiran kampus ini akan menjadi tonggak baru pendidikan Islam di ibu kota, khususnya bagi wilayah Jakarta Utara.

“Alhamdulillah, baru saja Pak Gubernur membuka dan meresmikan Kampus Peradaban di Jakarta Utara ini bersama Pak Pontjo sebagai pengurus yayasan, saya sebagai rektor. Alhamdulillah, mudah-mudahan akan melahirkan sebuah perguruan tinggi yang mencerahkan di Jakarta Utara. Jadi jangan semuanya perguruan tinggi itu ke arah selatan, masyarakat kita membutuhkan dunia pendidikan yang bagus juga di Jakarta Utara,” ujar Nasaruddin.

Kampus Qur’ani sebagai Pusat Pencerahan

READ  Menteri PKP Pastikan Data BPS Jadi Acuan Program 3.000 Rumah Subsidi di Maluku

Menurut Nasaruddin, Kampus Peradaban Qur’ani PTIQ diharapkan menjadi pusat pencerahan dan pengembangan ilmu Al-Qur’an yang inklusif dan moderat. Kampus ini tidak hanya mencetak penghafal dan ahli tafsir, tetapi juga melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman dengan nilai Qur’ani.

Dukungan Pemerintah Daerah

Peluncuran ini turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan kampus di kawasan Rorotan. Ia menilai keberadaan kampus akan membawa dampak positif, baik dari sisi pendidikan maupun pembangunan wilayah Jakarta Utara.

Visi Peradaban Qur’ani

READ  Fraksi PDIP Desak Penghapusan Tunjangan Perumahan DPR: Etika dan Empati Harus Dikedepankan

Selain itu, Pembina Yayasan Pendidikan Al-Qur’an Pontjo Sutowo menegaskan bahwa kampus ini akan menjadi wadah “rekayasa sosial” berbasis nilai-nilai Qur’an. Menurutnya, kampus harus menjadi Baitul Hikmah modern—tempat para cendekiawan berdiskusi dan melahirkan gagasan terbaik untuk umat.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Terkait Money Changer dan Isi Brankas di Sentul

18 Juli 2026 - 00:51 WITA

Kementerian UMKM Gandeng Aprindo, Perluas Akses Produk UMKM ke Ritel Modern

18 Juli 2026 - 00:43 WITA

Kuasa Hukum Don Ritto Sebut Rumah Sentul Milik Febrie Dipinjam untuk Operasional Yayasan

18 Juli 2026 - 00:36 WITA

Komisi IX DPR Minta BGN Fokus Benahi Tata Kelola dan Tuntaskan Persoalan Program MBG

18 Juli 2026 - 00:16 WITA

Indonesia Dorong D-8 Perjuangkan Kepentingan Negara Berkembang di COP31

17 Juli 2026 - 22:24 WITA

Wamensos Sampaikan Pesan Prabowo kepada Siswa Sekolah Rakyat Semarang: Percaya Diri, Pintar, dan Berkarakter

17 Juli 2026 - 22:17 WITA

Trending di Nasional