Menu

Mode Gelap

Nasional · 4 Nov 2025 22:31 WITA

Menag Nasaruddin Umar dan Danantara Bahas Penguatan Ekosistem Ekonomi Umat dan Wakaf Produktif


 Menag Nasaruddin Umar dan Danantara Bahas Penguatan Ekosistem Ekonomi Umat dan Wakaf Produktif Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menerima kunjungan Pengurus Danantara di kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (4/11/2025). Pertemuan tersebut membahas strategi membangun ekosistem ekonomi umat yang berkelanjutan, memperkuat pengelolaan wakaf produktif, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan keagamaan di Indonesia.

Managing Director Danantara Bidang Stakeholders Management, Rohan Hafas, menyampaikan sejumlah program dan rencana strategis Danantara dalam pemberdayaan ekonomi umat. Program tersebut meliputi pemberdayaan aset wakaf, pengembangan jaringan usaha berbasis masjid, serta pelatihan tata kelola ekonomi syariah dengan pendekatan modern dan profesional.

“Kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan umat, terutama melalui wakaf produktif, inovasi sosial, serta kegiatan edukasi dan literasi ekonomi syariah,” ujar Rohan Hafas.

READ  Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi DME Kian Dekat, Bahlil Siapkan Teknologi Asing untuk Dorong Substitusi LPG

Rohan juga menegaskan kesiapan Danantara untuk membuka ruang koordinasi program bersama Kementerian Agama, termasuk pemanfaatan fasilitas publik di Masjid Istiqlal untuk agenda pembinaan dan edukasi ekonomi umat.

Menag Nasaruddin Umar menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa penguatan tata kelola wakaf harus dilakukan secara profesional dan transparan agar mampu mencapai standar global. Menurutnya, potensi wakaf di Indonesia sangat besar, namun masih memerlukan sistem manajemen dan pengawasan yang kuat.

“Kita harus menyiapkan tata kelola yang kuat, termasuk sistem pengawasan dan governance agar lembaga wakaf kita benar-benar berdaya dan dipercaya publik,” tegas Menag.

READ  Menteri P2MI Abdul Kadir Karding Sidak BP3MI Jateng, Tegaskan Pemangkasan Layanan Tak Perlu

Selain penguatan wakaf, Nasaruddin juga menyoroti pentingnya memperkuat ekosistem ekonomi umat melalui pesantren dan lembaga pendidikan Islam, yang dinilainya memiliki peran strategis dalam inovasi sosial dan pembangunan ekonomi keumatan.

“Sejumlah pesantren sudah menunjukkan model kemandirian ekonomi yang baik. Ini harus terus ditularkan, diperkuat, dan diperluas,” lanjutnya.

Menag juga menegaskan perlunya sinergi lintas lembaga agar setiap program memiliki dampak jangka panjang bagi masyarakat, serta mampu memperkuat posisi umat dalam struktur perekonomian nasional.

Di akhir pertemuan, Nasaruddin membuka peluang kolaborasi lanjutan dan meminta agar program Danantara disinergikan dengan agenda pembinaan ekonomi umat yang sedang dijalankan pemerintah. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi aset wakaf, pengembangan literasi keuangan syariah, serta penciptaan program yang terukur dan akuntabel.

READ  Kementerian ESDM: PLTN Pertama Indonesia Butuh Penyimpanan Baterai 500 MW, Siap Beroperasi 2032

“Kita perlu program yang terukur, akuntabel, dan memberi manfaat langsung. Dengan pendekatan yang tepat, saya yakin kontribusi kita untuk umat bisa semakin besar,” tutup Menag.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju kolaborasi strategis antara pemerintah dan sektor sosial-ekonomi umat dalam membangun ekonomi keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional